Mencari Solusi Kemacetan: Ganjil-Genap Dianggap Masih Efektif

itoday - Kemacetan jalan Jakarta memang menjadi momok menakutkan bagi pemerintah daerah maupun pusat. Berbagai cara kerap dilakukan untuk mengantisipasi hal ini, namun tetap saja kemacetan bak ikon kuat jalan Ibu Kota.

Terakhir, pemerintah daerah mencoba dengan memperluas pembatasan sepeda motor di ruas jalan tertantu. Tapi mendapat penolakan keras dari pengguna sepeda motor, karena dianggap kebijakannya diskriminatif. Lantas, harus bagaimana dan apa solusi yang paling tepat?

Menurut Fx Sony Sukamara, selaku Professional Trainer dari Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) saat dihubungi Dapurpacu.com, Selasa (5/9) kemarin, mengatakan ada beberapa cara dan itu cukup efektif mengurangi kemacetan.

“Misalnya pemerintah memberlakukan pembatasan jam kendaraan yang lewat,” terangnya. Seperti semua kendaraan pribadi hanya bisa lewat pada jam-jam tertentu saja di jalan yang sudah ditentukan. Tapi ini perlu kajian mendalam karena permasalahan yang ditimbulkan akan pelik.

Cuma sayangnya, yang dibatasi hanya kepada pengendara roda dua sehingga terjadi penolakan keras lanjut Sony. “Sehingga jadi korbannya pengendara sepeda motor yang dianggap sebagai penyumbang terbesar kemacetan, dan berimbas ke ekonomi yang terbuang.”

“Kalau pembatasan atau tidak boleh lewat di jalan protokol itu memang kurang bijak, karena banyak kepentingan yang akan dipertaruhkan,” katanya.

Ganjil-Genap

Paling mungkin adalah pemberlakuan plat nomor ganjil-genap, tambahnya. Sebab, selama ini kebijakan pemberlakuan pembatasan tersebut terbukti mengurangi kemacetan sampai 40% di Jakarta.

Sejalan itu, pemerintah harusnya mempersiapkan dulu transportasi massa yang baik, karena sampai saat ini transportasi massa yang disediakan pemerintah sendiri belum maksimal.

“Yang terpenting transportasi massanya terlebih dahulu yang disediakan, diperbaiki, baru dilakukan pembatasan kendaraan bermotor atau yang lainnya. Sehingga masyarakat dengan nyaman meninggalkan kendaraan pribadinya,” tegasnya. 

 

Sumber: Dapurppacu

Komentar

Artikel Terkait

Telah dilihat : 1735 kali

sahabat total episode 2

Telah dilihat : 1695 kali

sahabat total episode 1