Sosiolog: Calon Kepala Daerah yang Diusung “Parpol Pendukung Ahok” Selalu Jelekkan Pilgub DKI!

itoday - Pernyataan Cagub Jawa Barat Ridwan Kamil di Indonesia Lawyers Club (ILC)  tvOne (09/01), yang berharap Pilkada Jawa Barat tidak seperti di DKI Jakarta, mengundang polemik.

Sosiolog Musni Umar mengecam keras pernyataan Ridwan Kamil (Kang Emil) itu. “Sebagai sosiolog saya mengecam keras pernyataan Ridwan Kamil, bakal calon Gub Jabar yang mengatakan jangan ikut model Pilgub DKI. Pernyataan itu menyesatkan. Pilgub DKI pertarungan rakyat melawan pemodal dan penguasa. Rakyat bangkit dan menang,” tegas Musni Umar di akun Twitter @musniumar.

Rektor Universitas Ibnu Khaldun ini mempertanyakan mengapa parpol pendukung Basuki Tjahaja  Purnama (Ahok) selalu menjelekkan Pilgub DKI. 

“Para bakal calon gubernur, bupati dan walikota yang didukung parpol bekas pendukung Ahok dalam  Pilgub DKI selalu menjelekkan Pilgub DKI. Warga DKI sudah berjaya memilih Gubernur dan Wagub DKI yang terbaik,” tegas @musniumar.

 Di ILC (09/01), Kang Emil mengajak lawan-lawan politiknya di Pilkada Jabar dari usungan partai lain bertanding secara sportif lewat program kerjanya.

"Kita ini sedang bertanding, ada menang kalah, setelah itu lalu salaman, bukan pertempuran. Mudah-mudahan pemahaman bertanding bukan musuh. Tidak seperti Pilkada DKI , masyarakat terbelah," tegas Kang Emil.

Ridwan Kamil yang berpasangan dengan Bupati Tasikmalaya Uu Ruzhanul Ulum di Pilkada Jabar 2018,   diusung koalisi Nasdem, PKB, PPP, dan Hanura.

Komentar

Artikel Terkait