La Nyalla Mengaku Diminta Prabowo Rp40 M, Gerindra: Tak Ada Mahar, Silahkan Tanya Jokowi!

itoday - Tidak ada mahar di Partai Gerindra. Apalagi mahar politik! Silakan konfirmasi langsung kepada Joko Widodo, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Ridwan Kamil, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno yang pernah didukung Gerindra dan berhasil menjadi kepala daerah.

Penegasan itu tertulis di akun Twitter resmi Partai Gerindra, @Gerindra, menanggapi tudingan La Nyalla Mattalitti, bahwa Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto meminta uang Rp40 miliar untuk pencalonan La Nyalla di Pilgub Jawa Timur 2018.

“1. Tidak ada mahar di @Gerindra. Apalagi mahar politik. Silakan konfirmasi langsung kepada Pak @jokowi, @basuki_btp, @ridwankamil, @aniesbaswedan, dan @sandiuno yang pernah kami dukung dan berhasil menjadi kepala daerah,” tulis @Gerindra dalam kultwit pendek.

Secara khusus, @Gerindra menanggapi komentar-komentar pendukung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), seperti “Panglima” Jokowi Social Media Valunteer (JASMEV) Dede Budhyarto di akun @kangdede78.

Sebelumnya @kangdede78 menulis: “Bukan cuma Jatim, di Kaltim lebih parah, Ketua DPD @Gerindra Kaltim MUNDUR karena tidak mendapatkan rekomendasi untuk nyagub. Curiga ndak bisa ‘Nyetor juga.”

Soal tudingan La Nyalla, Wakil Ketua Umum DPP Gerindra, Fadli Zon membantah Prabowo Subianto meminta uang Rp40 miliar kepada La Nyalla untuk Pilgub Jatim.

"Saya kira kalau dari Pak Prabowo enggak ada ya itu. Saya tidak pernah mendengar dan juga menemukan bukti semacam itu ya. Kalau misalnya itu terkait dipertanyakan kesiapannya untuk menyediakan dana untuk pemilu, yang itu digunakan untuk dirinya sendiri, saya kira itu sangat mungkin," kata Fadli seperti dikutip detik (11/01).

Menurut Fadli, kebutuhan calon untuk menghadapi pilkada sangat besar. Misalnya untuk melakukan pertemuan, perjalanan, konsumsi, dan saksi dengan  jumlah TPS sangat besar. "Hitungan-hitungan itu pasti terkait dengan saksi, gerakan relawan dan sebagainya, jadi saya kira wajar, bukan untuk kepentingan pribadi, kepentingan partai, tapi kepentingan yang bersangkutan," kata Wakil Ketua DPR ini.

Komentar

Artikel Terkait

Telah dilihat : 2262 kali

sahabat total episode 2

Telah dilihat : 2232 kali

sahabat total episode 1