Setelah Ustadz Zulkifli jadi Tersangka, Ketum Pemuda Muhammadiyah Dipanggil Kepolisian, Ada Apa?

itoday - Tak lama setelah da’i yang dikenal dengan panggilan ‘Ustadz Akhir Zaman’, Ustadz Zulkifli Muhammad Ali, ditetapkan sebagai tersangka ujaran kebencian, Ketum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak dipanggil pihak Polda Metro Jaya.

Ada apa? Di akun Twitter @Dahnilanzar, Dahnil membenarkan bahwa dirinya dipanggil kepolisian. Pemanggilan itu terkait pernyataan Dahnil di acara Metro Realitas (08/01) yang mengkritik kinerja kepolisian soal penyelesaian kasus penyiraman air keras terhadap penyidik senior KPK Novel Baswedan.

“Alhamdullilah. Betul, pagi tadi saya memperoleh Surat Panggilan dari Polisi terkait statement saya di Metro Realitas @Metro_TV mengenai kasus Novel Baswedan yang tidak kunjung dituntaskan oleh Kepolisian setelah 9 bulan Lebih. Terimakasih atas antensi semua sahabat. @muhammadiyah,” tulis @Dahnilanzar.

Pertanyaan terkait pemanggilan Dahnil dilontarkan akun Facebook Kokam Indonesia: “PangTi Kokam Dahnil Anzar Simanjuntak kenapa baru dipanggil sekarang? Kejadian sudah lama April 2017.”

Bahkan, Pemuda Muhammadiyah D. I. Yogyakarta menyatakan siap membela Dahnil Anzar. “Siap bela  Bang Dahnil Anzar. Jangan pernah takut menyuarakan KEBENARAN,” tulis akun Pemuda Muhammadiyah DIY.

Dahnil dipanggil Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya sebagai saksi atas kasus penyerangan terhadap Novel Baswedan. Dalam acara Metro Realitas, Dahnil menyebut kepolisian tidak mau menuntaskan kasus tersebut.

 “Ada kendala non teknis seperti faktor politik, sebab yang menyerang Novel adalah pion dari orang yang punya pengaruh luas, penuntasan kasus ini tidak bisa hanya dilakukan polisi, bahkan kami pesimis apakah polisi mau menuntaskan kasus ini” kata Dahnil dalam acara tersebut.

Komentar

Artikel Terkait