AS: Ketegangan Terbaru di Suriah Tanggung Jawab Iran

itoday - Amerika Serikat (AS) menyatakan bahwa ketegangan terbaru di Suriah sepenuhnya adalah kesalahan Iran. Ketegangan terbaru di Suriah disebabkan oleh serangan besar-besaran yang dilancarakan oleh Israel.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri AS, Heather Nauert menuturkan, mereka sangat khawatir dengan perkembangan situaasi di Suriah. Namun, menurutnya Israel berhak untuk melakukan serangan dengan alasan mempertahankan kedaulatan mereka.

"AS sangat prihatin dengan meningkatnya kekerasan di perbatasan Israel dan Suriah, dan sangat mendukung hak kedaulatan Israel untuk membela diri," kata Naurert, seperti dilansir Sputnik pada Minggu (11/2).

"Eskalasi ancaman yang diakselerasi Iran dan ambisi untuk memproyeksikan kekuasaan dan dominasinya, menempatkan semua orang di wilayah ini, dari Yaman ke Lebanon, yang berisiko. AS terus menekan aktivitas kejahatan Iran di wilayah tersebut dan menyerukan diakhirinya perilaku Iran yang mengancam perdamaian dan stabilitas," sambungnya.

Sebelumnya, Menteri Intelijen Israel, Yisrael Katz mengatakan, dengan menyerang situs-situs utama Iran di Suriah, Israel mengirim sebuah pesan yang jelas kepada Iran bahwa mereka tidak akan menoleransi keberadaan militer Iran di perbatasan mereka dan akan bertindak tegas untuk melawan provokasi lebih lanjut.

"Mereka, dan kami, tahu apa yang kita tembak dan butuh beberapa waktu bagi mereka untuk mencerna, mengerti dan bertanya bagaimana Israel tahu cara menabrak situs tersebut. Ini adalah situs tersembunyi dan kami memiliki badan intelijen dan kemampuan untuk mengetahui segala sesuatu yang terjadi di sana dan kemarin kami membuktikannya," ucap Katz.

 

Komentar

Artikel Terkait