Kepada Putin, Abbas Tegaskan Tolak AS sebagai Mediator Timur Tengah

itoday - Presiden Palestina, Mahmoud Abbas menegakan bahwa Palestina tidak ingin lagi Amerika Serikat (AS) menjadi mediator perdamaian Israel-Palestina. Hal itu disampaikan saat Abbas melakukan pertemuan dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin.

Dalam pertemuan tersebut, Abbas menyatakan bahwa dia dan masyarakat Palestina tidak dapat lagi menerima peran AS sebagai mediator dalam pembicaraan dengan Israel, karena perilaku Washington. 

"Kami menyatakan bahwa mulai sekarang kami menolak untuk bekerja sama dalam bentuk apapun dengan AS dalam status mediatornya, saat kami menentang tindakannya," kata Abbas dalam sebuah pernyataan.

Abbas, seperti dilansir Al Arabiya pada Selasa (13/2), kemudian mengatakan bahwa dia menginginkan adanya sebuah mekanisme mediasi baru yang diperluas untuk menggantikan Kuartet Timur Tengah.

"Misalnya, kuartet ditambah beberapa negara lain seperti model yang digunakan untuk mencapai kesepakatan mengenai Iran," kata Abbas, merujuk pada pembicaraan internasional mengenai program nuklir Teheran.

Komentar

Artikel Terkait

Rabu, , 12 Desember 2018 - 11:56 WIB

Bos Huawei Dibebaskan dengan Jaminan

Selasa, , 11 Desember 2018 - 05:05 WIB

Huawei Bisa Terkena Sanki Larangan Ekspor oleh AS

Telah dilihat : 19 kali

Euforia Persija Jakarta Juara Part 2

Telah dilihat : 28 kali

Euforia Persija Jakarta Juara

Telah dilihat : 1607 kali

Video klip #2019GantiPresiden