Kepada Putin, Abbas Tegaskan Tolak AS sebagai Mediator Timur Tengah

itoday - Presiden Palestina, Mahmoud Abbas menegakan bahwa Palestina tidak ingin lagi Amerika Serikat (AS) menjadi mediator perdamaian Israel-Palestina. Hal itu disampaikan saat Abbas melakukan pertemuan dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin.

Dalam pertemuan tersebut, Abbas menyatakan bahwa dia dan masyarakat Palestina tidak dapat lagi menerima peran AS sebagai mediator dalam pembicaraan dengan Israel, karena perilaku Washington. 

"Kami menyatakan bahwa mulai sekarang kami menolak untuk bekerja sama dalam bentuk apapun dengan AS dalam status mediatornya, saat kami menentang tindakannya," kata Abbas dalam sebuah pernyataan.

Abbas, seperti dilansir Al Arabiya pada Selasa (13/2), kemudian mengatakan bahwa dia menginginkan adanya sebuah mekanisme mediasi baru yang diperluas untuk menggantikan Kuartet Timur Tengah.

"Misalnya, kuartet ditambah beberapa negara lain seperti model yang digunakan untuk mencapai kesepakatan mengenai Iran," kata Abbas, merujuk pada pembicaraan internasional mengenai program nuklir Teheran.

Komentar

Artikel Terkait