Habil Marati: Jokowi Kalah Jika Lawan Kotak Kosong di Pilpres 2019

itoday - Politisi senior Habil Marati menilai, opini “capres tunggal” di Pilpres 2019 yang dikembangkan tim sukses Joko Widodo merupakan bentuk ketidakpercayaan diri Jokowi.

“Jokowi tidak percaya diri, sehingga timses menggalang opini capres tunggal di Pilpres 2019,” kata Habil (09/03).

Jika benar menjadi capres tunggal, kata Habil, seharusnya Jokowi percaya diri saja. “Masa incumbent di lawankan dengan kotak kosong nggak pede ya," sindir Habil Marati.

Habil memprediksikan, jika dihadapkan dengan ‘kotak kosong’, Jokowi tetap akan kalah. "Saya pikir calon tunggalItu berita hoax, tapi ternyata ada usaha -usaha menjadikan Jokowi calon tunggal presiden  2019," pungkas Habil.

Sebelumnya, Ketua Dewan Syuro Partai Bulan Bintang (PBB), MS Kaban, mengingatkan bahwa calon presiden tunggal di era reformasi merupakan tanda bahwa parpol telah gagal melahirkan pemimpin, presiden juga gagal mempersiapkan regenerasi.

 “Presiden calon tunggal era reformasi demokrasi tanda parpol gagal lahirkan pemimpin, presiden gagal persiapkan regenerasi. Jangan jadi bangsa gagal satu kata lawan capres tunggal,” tegas MS Kaban di akun Twitter @hmskaban.

Senada dengan MS Kaban, Wasekjen DPP Demokrat Rachland Nashidik menegaskan bahwa calon tunggal (presiden) adalah pameran terburuk dari hasrat berkuasa. 

“Tepat. Calon tunggal adalah pameran terburuk dari hasrat berkuasa,” tulis Rachland di akun 

@RachlanNashidik meretwet akun @rockygerung, milik dosen filsafat UI, Rocky Gerung.

Komentar

Artikel Terkait

Telah dilihat : 3391 kali

sahabat total episode 3

Telah dilihat : 3611 kali

sahabat total episode 2