Trump: Kim Jong-un Berjanji 'Serahkan' Senjata Nuklir Korut

itoday - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump menyatakan, pemimpin Korea Utara (Korut), Kim Jong-un dalam pertemuan dengan delegasi Korea Selatan (Korsel) beberapa waktu lalu menyatakan akan menghentikan program nuklirnya.

"Kim Jong Un berbicara tentang denuklirisasi dengan perwakilan Korsel, bukan hanya pembekuan," kata Trump melalui akun Twitternya, tidak lama setelah melakukan pertemuan dengan delegasi Korsel di Washington.

"Juga, tidak ada pengujian rudal oleh Korut selama periode waktu ini. Kemajuan besar dibuat, namun sanksi akan tetap ada sampai tercapai kesepakatan," sambungnya, seperti dilansir Reuters pada Jumat (9/3).

Sebelumnya diwartakan, pemimpin delegasi Korsel, Chung Eui-yong menuturkan bahwa Trump siap bertemu dengan Jong-un pada bulan Mei mendatang. Pernyataan Eui-yong ini pun dibenarkan oleh juru bicara Gedung Putih Sarah Sanders. 

"Presiden Trump akan menerima undangan untuk bertemu dengan Kim Jong-un di suatu tempat dan waktu yang akan ditentukan. Kami menantikan denuklirisasi Korea Utara. Sementara itu, semua sanksi dan tekanan maksimal harus tetap ada," ucap Sanders.

Sebuah pertemuan antara Kim dan Trump akan menjadi terobosan besar dalam kebuntuan terkait program nuklir dan rudal Korut. Korut telah melakukan serangkaian tes yang bertujuan mengembangkan rudal berhulu ledak nuklir yang mampu menghantam daratan AS.

Meski begitu, para pembantu Trump telah mewaspadai tawaran diplomatik Korut karena sejarahnya mengingkari komitmen internasional dan kegagalan upaya pelucutan senjata oleh pemerintahan Presiden Bill Clinton, Presiden George W. Bush dan Presiden Barack Obama.

 

Komentar

Artikel Terkait