Bawaslu tak Persoalkan Mensesneg Bahas Cawapres Jokowi, Pengamat: Bubarkan Saja Bawaslu!

itoday - Jika Badan Pengawas Pemilu RI (Bawaslu) bersekongkol dengan penguasa untuk melegalkan setiap pelanggaran, lebih baik Bawaslu dibubarkan.

Penegasan itu disampaikan pengamat hukum Arman Garuda Nusantara, menyesalkan sikap Bawaslu yang tidak mempersoalkan Mensesneg Pratikno yang ikut dalam pembahasan mencari cawapres Joko Widodo.

“Lebih baik bubarkan saja Bawaslu jika pelanggaran dalam menggunakan kekuasaan negara beserta fasilitas negara yang ada untuk membahas kepentingan Copras-Copres tidak mampu mereka tegur. Untuk apa ada Bawaslu jika bisanya hanya bersekongkol dengan penguasa untuk melegalkan setiap pelanggaran yang ada??” tegas Arman di akun Twitter @armangn8.

Sebelumnya, anggota Bawaslu  Fritz Edward Siregar mengatakan bahwa Bawaslu tak mempermasalahkan jika Mensesneg Pratikno ikut dalam pembahasan untuk mencari calon wakil presiden mendampingi Presiden Joko Widodo pada Pilpres 2019. 

"Tidak masalah, bagi Bawaslu tidak masalah. Saya kira selama pejabat negara tersebut secara pribadi, tidak melibatkan pegawai ASN (aparatur sipil negara), TNI, Polri itu sah-sah saja, tidak melanggar ketentuan," kata Fritz seperti dikutip kompas (13/03).

Menurut Fritz, apabila Pratikno mengerahkan para pegawai ASN atau anggota TNI dan Polri dalam sebuah kegiatan tertentu yang mengarah pada dukungan ke pasangan calon tertentu, maka bisa dikatakan melakukan pelanggaran.

Pratikno sendiri mengakui mengikuti diskusi soal cawapres Jokowi. Ketika ditanya siapa saja yang terlibat dalam diskusi yang dimaksud, Pratikno tak mau mengungkapkannya. Ia hanya mengatakan, pembicaraan itu tidak hanya dilakukan oleh dirinya dan beberapa orang dekat Jokowi lain, namun juga oleh kelompok masyarakat sipil.

Komentar

Artikel Terkait

Telah dilihat : 3391 kali

sahabat total episode 3

Telah dilihat : 3611 kali

sahabat total episode 2