Ronnie Rusli: Tak Ada Menteri Jokowi yang Mampu, “Say Good By End” RI Dapat 51% Saham Freeport

itoday - Ketua Gugus Tugas (Task Force) Dwelling Time Pelabuhan, Ronnie Higuchi Rusli, mengingatkan bahwa tanpa Rizal Ramli di Kabinet Joko Widodo, Pemerintahan Jokowi tidak bisa mendapatkan 51% saham PT Freeport.

“Kalau Pak @RamliRizal masih menjabat Menko Maritim & Sumberdaya di Pemerintahan Presiden @jokowi 100% pasti dapat 51% saham PT. Freeport karena saya yang datangi kantor Freeport di Kuningan dengan “truft card bawa kasusnya” yang selama ini didiamkan dan dilupakan,” tegas Ronnie di akun Twitter @Ronnie_Rusli.

Bahkan, Ronnie menyatakan “say good by” Indonesia bisa mendapatkan 51% saham Freeport. “Kalau sekarang sudah bukan era Pak @RamliRizal di kabinet Presiden @jokowi lagi,  ya diucapkan selamat tinggal untuk bisa dapat kan 51% saham PT Freeport apalagi si Mbak itu akan sangat sibuk dengan kasus Praperadilan BC dan Pak Jonan tidak akan mampu dengan Freeport. “Say good by”,” tulis @Ronnie_Rusli.

Bahkan, Ronnie menegaskan tidak ada satupun menteri Jokowi yang mampu raih 51% saham Freeport. “Tidak ada menteri di kabinet @jokowi  yang mampu kecuali model figur seperti Pak @RamliRizal. Ucapkan selamat tinggal untuk bisa dapat 51% saham PT Freeport karena Freeport McMoran tidak mau lepaskan dan tidak ada dasar yang kuat untuk buat Freeport melepaskan 51% sahamnya. Say good by End,” tegas  @Ronnie_Rusli.

Terkait hal itu, Ronnie menyarankan untuk membawa hal itu ke Pengadilan Internasional New York. “Hitungan kuantitatif pelanggaran PT Freeport selama beroperasi di Papua gak punya dan gak mampu bikin hitungannya yaa “gak ada truft card untuk negosiasi” kalo mau bawa ke pengadilan di New York untuk tekan Freeport serahkan 51% sahamnya,” kata @Ronnie_Rusli.

Komentar

Artikel Terkait