Rachel Maryam: Tak Punya Empati, yang Diam-diam Buka Keran Impor Beras Saat Rakyat Berduka

itoday - Artis yang juga politisi Partai Gerindra, Rachel Maryam, turut menyoal kebijakan diam-diam Kementerian Perdagangan yang membuka kembali kran impor beras sebesar 500 ribu ton.

“Ketika rakyat Indonesia sedang berduka atas kejadian terrorisme, diam-diam pemerintah membuka kran impor lagi. Tragis,” tulis Rachel di akun Twitter @cumarachel, mengomentari tulisan bertajuk “Enggar Akui Impor Beras Ditambah 500 Ribu Ton”.

Kritik anggota Komisi I DPR RI itu dipermasalahkan akun pendukung Jokowi-Ahok @IndoPluralitas.  @IndoPluralitas menulis: “Saya heran semua kader Gerindra tidak punya sedikit pun empati ketika rakyat Indonesia sedang berduka atas kejadian terorisme..Catat gaes kader dan partai ini tenggelamkan pada saat pilpres nanti..!!!”.

Rachel pun membalas tudingan @IndoPluralitas itu. “Yang tidak punya empati justru yang diam-diam buka keran import ketika rakyat lagi berduka,” tegas @cumarachel.

Karena tudingan akun @IndoPluralitas mengarah ke semua kader Gerindra, akun resmi Gerindra Partai Gerindra, @Gerindra, perlu membuat klarifikasi. 

“Itu profesionalitas pekerjaan. Karena tugas anggota dewan juga mengawal jalannya pemerintahan. Mengoreksi jika ada yang salah. Dan itu bagus, karena teh @cumarachel tetap fokus dalam menjalankan tugasnya sebagai anggota DPR,” jelas @Gerindra.

Soal impor beras, pihak Pemerintah mengakui telah menerbitkan kebijakan impor beras tambahan sebanyak 500 ribu ton. Izin impor tahap kedua itu diputuskan berdasarkan hasil  Rapat Koordinasi Terbatas (Rekortas) di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. 

“Kami telah menerbitkan persetujuan izin impor untuk 500 ribu ton tahap kedua,” kata Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Oke Nurwan seperti dikutip katadata (15/05).

Kebijakan ini menuai reaksi keras. Praktisi hukum senior Arman Garuda Nusantara menyebut upaya itu sebagai cari kesempatan dalam kesempitan.

“Saya baca kemarin totalnya ada 500 ribu ton. Hebat yaa... Disaat semua kasak-kusuk dengan Isu Terorisme, ehhh Kemendag dan Bulog malah memasukan Beras Impor. Luar biasa ini cari kesempatan dalam kesempitan... Cc: @Fahrihamzah @fadlizon,” tulis Arman di akun Twitter @armangn8.

Komentar

Artikel Terkait

Rabu, , 01 Agustus 2018 - 19:21 WIB

Jokowi Akan Bertemu Prabowo