Vonis Bebas Alfian Tanjung, Pengamat: Ini Bukti ada Kriminalisasi Ulama! Oposisi Semakin Kuat

 

itoday - Vonis bebas Ustadz Alfian Tanjung dalam kasus pencemaran nama baik terhadap PDIP, membuktikan bahwa upaya kriminalisasi ulama memang ada. Adanya kriminalisasi ulama akan semakin memperkuat oposisi terhadap partai penguasa.

Kesimpulan itu disampaikan pengamat politik Ahmad Baidhowi (31/05). "Majelis Hakim PN Jakpus  menyatakan Ustadz Alfian tidak bersalah, ini membuktikan tuduhan PDIP ini salah. Ini sekaligus membuktikan ada kriminalisasi ulama," tegas Ahmad Baidhowi.

Baidhowi meyakini, setelah Alfian Tanjung divonis bebas, buzzer penguasa di medsos akan terus  menyuarakan ketidakpuasan atas vonis Ustadz Alfian. Bahkan, akan terus mendorong upaya banding atas kasus Ustadz Alfian. 

Tak hanya itu, Baidhowi khawatir, Alfian Tanjung akan dibidik dengan kasus lain, karena dinilai sebagai sosok yang mampu menggalang kekuatan untuk turut menumbangkan PDIP. 

“Ada kemungkinan Alfian Tanjung dilaporkan dan ditangkap lagi dengan kasus lainnya. Alfian Tanjung dianggap bisa menggalang kekuatan untuk mengalahkan PDIP," papar Baidhowi. 

Menurut Baidhowi, vonis bebas Alfian menjadi pukulan telak buat aparat kepolisian. “Vonis bebas bisa diartikan bahwa status tersangka yang sematkan aparat kepolisian sangat politis,” beber Baidhowi. 

Kata Baidhowi, ketika Alfian Tanjung dijadikan tersangka, kekuatan oposisi terutama dari umat Islam semakin besar dan solid. "Ketika Alfian dijadikan tersangka dan dijebloskan di penjara, umat Islam dan oposisi semakin menguat," pungkas Baidhowi.

Sebelumnya anggota Komisi III DPR Nasir Djamil mengakui bahwa masyarakat akan menilai vonis bebas Alfian Tanjung itu sebagai bukti kriminalisasi ulama memang ada. "Dalam perspektif orang luar bisa jadi itu dikriminalkan, ternyata Ustadz Alfian dikriminalkan oleh aparat penegak hukum, buktinya dibebaskan bisa," ujar Nasir seperti dikutip sindonews (30/05).

Namun di sisi lain, kata Nasir, bahwa kriminalisasi merupakan proses hukum terhadap seseorang tanpa adanya delik. Sementara dalam kasus Alfian Tanjung, ada pasal yang dituduhkan.

Red

Komentar

Artikel Terkait