Luhut Komentari Pelemahan Rupiah, Dipo Alam: “Kami tak Tenggelam, Tapi Mulut Kemasukan Air Laut”

itoday - Pernyataan Luhut Panjaitan ketika menjabat Menkopolhukam, soal pelemahan nilai tukar rupiah terhap dollar AS kembali dimunculkan netizen, berbarengan dengan nilai rupiah yang mendekati Rp 15.000 per dollar AS.

Ketika itu, di acara rapat koordinasi (rakor) soal Percepatan Penyerapan Anggaran, Pemekaran Daerah, Pilkada Serentak, dan Kesbangpol Tahun 2015, Luhut menyatakan bahwa “rupiah tidak melemah, tetapi dollar yang menguat”.

Sekretaris Kabinet Republik Indonesia pada Kabinet Indonesia Bersatu II, Dipo Alam, turut mengomentari tulisan bertajuk “Menko Luhut: Rupiah Tak Melemah, Dolar yang Menguat”, yang dirilis detik.com (03/09/2015).

“Analogi pendapat ini, "kami ndak tenggelam loh, tapi kemasukan air laut ke mulut"?” sindir Dipo di akun  Twitter @dipoalam49.

Mantan staf khusus Mendagri Gamawan Fauzi, Umar Syadat Hasibuan, di akun @Umar_Hasibuan_ menulis: “Ucapan ini seperti bilang Duit ada tapi mau kerja atau ndak #Palsu.”

“Ya Allah kayak gak pernah sekolah orang ini,” tulis  @Umar_Hasibuan_ menanggapi tulisan bertajuk “Menko Luhut: Rupiah Tak Melemah, Dolar yang Menguat”.

Belakangan, ketika nilai rupiah menyentuh level Rp14.344 per dollar (28/6/2018), Luhut Panjaitan mengaku tidak ada masalah dengan melemahnya nilai tukar tersebut.

Pasalnya, tekanan Rupiah karena kondisi ekonomi global, baik perang dagang AS-Cina maupun kenaikan fed fund rate, suku bunga acuan Bank Sentral AS. Kondisi perekonomian domestik pun dinilai fundamental.

Padahal, berdasarkan data kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia menunjukkan, nilai tukar rupiah melemah ke posisi Rp 14.271 per dolar AS. Posisi ini merupakan yang terendah dalam tiga tahun terakhir sejak Oktober 2015 lalu.

Komentar

Artikel Terkait

Selasa, , 13 November 2018 - 14:34 WIB

Dolar Perkasa, Rupiah Melemah ke Rp14.914

Senin, , 12 November 2018 - 14:00 WIB

Rupiah Kembali Melemah Karena Faktor Eksternal

Selasa, , 06 November 2018 - 11:26 WIB

Dolar AS Melemah, Rupiah Tertinggi di Asia