Pengamat: Awas! Masukan FPI untuk ‘Koalisi Jokowi’ bisa Diplintir

itoday - Partai koalisi pendukung Joko Widodo akan meminta Front Pembela Islam (FPI) untuk memberikan masukan kepada koalisi.

Pengamat politik Muslim Arbi menilai, permintaan koalisi pendukung Jokowi tersebut bertolak belakang dengan sikap pendukung Jokowi selama ini. Di mana para pendukung Jokowi selalu meneriakkan pembubaran ormas Islam yang didirikan Habib Rizieq Shihab tersebut.

“Pendukung Jokowi berusaha menciptakan imej memiliki hubungan dekat dengan FPI, padahal koalisi Jokowi banyak yang menginginkan pembubaran FPI," tegas Muslim Arbi (07/08).

Menurut Muslim, menjelang Pemilu khususnya Pilpres, partai politik mulai mendekati ormas yang dinilai memiliki banyak massa pendukung. FPI termasuk ormas yang memiliki banyak pendukung dan dikenal pendukungnya sangat militan.

Namun demikian, Muslim memastikan FPI akan berusaha menjaga jarak dengan koalisi pemerintah. “FPI akan menjaga jarak dengan koalisi pemerintah. Apalagi selama ini aksi fitnah di sosial media maupun kriminalisasi ulama dinilai dilakukan pendukung penguasa," papar Muslim.

Muslim mengatakan, FPI akan dijadikan 'mobil mogok' jika memberikan masukan kepada koalisi Jokowi. "Ketika memberikan masukan, pemberitaan diplintir bahwa FPI dukung koalisi Jokowi, dan ini membuat citra FPI jatuh," jelas Muslim. 

Diberitakan, koalisi partai pendukung pemerintah ingin mendapat masukan dari Front Pembela Islam (FPI) dalam membangun bangsa dan negara.

"Kita juga mendengar dari teman-teman, misalnya FPI dan sebagainya. Tadi ada usul seperti itu," kata Sekjen PPP Arsul Sani kepada wartawan di Posko Cemara, Menteng, Jakarta Pusat (06/08).

Red

Komentar

Artikel Terkait