Rusia: AS Gunakan Pangkalan di Suriah untuk Latih Militan

itoday - Rusia mengatakan bahwa Amerika Serikat (AS) telah melatih militan di pangkalan militer al Tanf di Suriah tenggara. Hal itu dikatakan oleh juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova.

Zakharova mengatakan Moskow prihatin dengan keengganan AS untuk memutuskan masalah, yang ada di sekitar "wilayah yang diduduki".

"Sebuah pangkalan militer besar dikerahkan di wilayah kedaulatan sebuah negara anggota PBB, di daerah strategis penting di perbatasan tiga negara Suriah, Irak dan Yordania, dekat rute itu, menghubungkan Baghdad dan Damaskus, yang, menurut banyak bukti, sedang mempersiapkan militan," katanya seperti dikutip dari Anadolu, Sabtu (24/11/2018).

Menurut data yang diterbitkan sebelumnya oleh Anadolu, sekitar 7.700 kilometer persegi kawasan al Tanf di perbatasan Suriah-Irak saat ini berada di bawah kendali oposisi yang didukung AS.

Pada awal September, koalisi anti-ISIS pimpinan AS memulai latihan perang di garnisun al Tanf dalam apa yang dikatakannya sebagai latihan yang ditujukan untuk mengasah keterampilan perang untuk operasi kontraterorisme.

Meskipun menyatakan tujuan dari latihan kontra-terorisme, CNN melaporkan bahwa mereka sebenarnya merupakan tanggapan langsung terhadap ancaman militer Rusia.

Moskow dilaporkan mengirim catatan tertulis kepada AS yang memperingatkan bahwa pihaknya akan melakukan "serangan presisi" terhadap gerilyawan di sekitar daerah al Tanf meskipun sekitar 55 kilometer zona konflik di sekitar pangkalan itu.

 

Sumber:Anadolu/Foto:Detik

 

Komentar

Artikel Terkait

Selasa, , 11 Desember 2018 - 05:05 WIB

Huawei Bisa Terkena Sanki Larangan Ekspor oleh AS

Jumat, , 07 Desember 2018 - 11:00 WIB

Napi AS Dieksekusi dengan Kursi Listrik