Kader Demokrat tak Dilarang Hadiri Reuni 212, Andi Arief: Pemerintah Jangan Represif!

itoday - Perhelatan besar “Reuni Akbar Mujahid 212”  yang akan digelar pada Minggu, 2 Desember di Monas, telah mendapat persetujuan atau rekomendasi dari pihak kepolisian.

Hal itu dibuktikan dengan dikeluarkannya surat Direktur Intelkam Polda Metro Jaya bernomor  B/24482/XI/YAN 2.1/2018/Datro. Foto surat itu kini viral di sosial media.

Pada awalnya, Reuni 212 dibayangi potensi konflik, mengingat akan digelarnya aksi tandingan yang digagas mantan pengacara Habib Rizieq Shihab, Kapitra Ampera. 

Belakangan, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono menyarankan agar aksi tandingan Reuni 212 dijadwalkan ulang. Hal itu untuk mencegah terjadinya bentrok antara Aktivis 212 dengan massa tandingan. 

"Pada prinsipnya setiap kegiatan yang ada izin atau pemberitahuan akan kita amankan. Tapi setelah kemarin dilakukan penelitian, diputuskan agar acara itu ditunda," kata Argo seperti dikutip kumparan (30/11).

Namun demikian, pernyataan berbeda disampaikan Kadiv Humas Polri Brigjen M Iqbal. Iqbal mengatakan Polri akan melakukan pengamanan khusus di lokasi itu. "Akan disekat, Polda Metro sudah menyiapkan rencana pengamanan. Ada strategi khusus agar tidak tercampur di sana," kata Iqbal.  Menurut Iqbal, polisi sudah melakukan pendekatan kepada kedua belah pihak. Komunikasi dilakukan agar tidak terjadi bentrok antara dua massa dari kubu berbeda.

Terkait potensi bentrok massa, politisi Partai Demokrat, Andi Arief meminta agar aparat keamanan tidak melakukan tindakan represif. Mantan Staf khusus Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini juga menegaskan bahwa Partai Demokrat tidak melarang kadernya untuk hadir di Reuni 212.

“Saya ditanya wartawan apakah Partai Demokrat mendukung Reuni 212 di Monas. Saya menjawab bahwa Partai Demokrat tidak melarang kadernya untuk hadir. Kami juga berharap Reuni itu berlangsung damai, pemerintah jangan represif karena ini bagian dari warga negara yang gunakan hak,” tulis Andi Arief di akun Twitter @AndiArief__.

Komentar

Artikel Terkait