Napi AS Dieksekusi dengan Kursi Listrik

itoday - Terpidana mati di Tennessee, Amerika Serikat (AS), David Earl Miller, 61, dieksekusi dengan kursi listrik setelah 36 tahun menanti eksekusi di penjara. Penantian pelaksanaan hukuman mati untuk narapidana (napi) ini tercatat yang terlama di Amerika.

Miller dihukum mati atas tuduhan membunuh Lee Standifer yang berusia 23 tahun di Knoxville. Dia diekskeusi dengan kursi listrik di ruang kematian pada Kamis malam waktu setempat.

Standifer menderita gangguan mental dan pergi berkencan dengan Miller. Saat itulah korban dipukul berulang kali dan ditikam. Miller lantas menyeret dan membuang jasad korban ke dalam hutan.

Miller adalah napi ketiga yang dieksekusi di negara bagian Tennessee pada tahun 2018, dan yang kedua dalam beberapa bulan oleh kursi listrik. Dia dinyatakan meninggal pada pukul 20.25 malam waktu setempat.

Associated Press melaporkan kata-kata terakhir Miller adalah; "Beats on the death row."

Para saksi juga menegaskan bahwa Miller tidak memiliki ekspresi sedikit pun di wajahnya. "Dia hanya memiliki tatapan kosong," kata seorang saksi mata, yang berbicara dalam kondisi anonim, seperti dikutip WVLT, Jumat (7/12/2018).

Asisten pengacara umum Knoxville, Steve Kissinger, yang membela Miller dalam konferensi pers setelah eksekusi mengatakan tindakan napi tersebut adalah hasil dari kekerasan yang dideritanya sebagai seorang anak.

"Lee Standifer masih akan hidup hari ini kalau bukan karena ayah tiri yang sadis dan seorang ibu yang melanggar setiap kepercayaan yang seharusnya dimiliki seorang putra," kata Kissinger membela Miller yang jadi korban kekerasan orangtuanya di masa lalu.

"Kita semua harus bertanya, 'Apa yang kita lakukan di sini hari ini?'," katanya.

Mahkamah Agung AS telah menolak untuk menghentikan kebijakan negara bagian Tennessee untuk mengekskusi napi dengan kursi listrik.

 

Sumber: Sindonews|Foto: Mirror

Komentar

Artikel Terkait

Selasa, , 11 Desember 2018 - 05:05 WIB

Huawei Bisa Terkena Sanki Larangan Ekspor oleh AS

Jumat, , 07 Desember 2018 - 11:00 WIB

Napi AS Dieksekusi dengan Kursi Listrik