Bicara Teror Ketua KPK, Wakil Ketua LPNU: Miris Kalau Ada yang Masih Percaya Ucapan Antasari Azhar

itoday - Tanda-tanda pemilu adalah jika mantan Ketua KPK Antasari Azhar mulai muncul di publik. Sindiran keras ini disampaikan pengamat politik yang juga Wakil Ketua Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU) Umar Syadat Hasibuan.

“Tanda tanda pemilu adalah kalau Antasari mulai muncul,” tulis Umar Syadat di akun Twitter @Umar_Hasibuan_

Nama Antasari Azhar kembali menghiasi media massa jelang Pemilu 2019. Insiden teror “bom” di rumah Ketua KPK Agus Raharjo dan Wakil Ketua KPK La Ode M Syarif menjadi moment bagi Antasari untuk muncul kembali di media massa.

Antasari turut mengomentari ‘teror bom palsu’ di rumah Komisioner KPK itu. Antasari Azhar meminta agar KPK tetap meneruskan pekerjaan pemberantasan korupsi dan tidak takut terhadap teror pasca peristiwa pelemparan bom ke rumah dua Pimpinan KPK.

"Dulu waktu saya masuk, saya katakan walau saya masuk hari ini, berantas korupsi jangan berhenti. Jalan terus, makanya tidak bisa diteror, KPK tidak akan bisa diteror," kata Antasari di Kantor Staf Presiden (KSP) Jakarta, seperti dikutip pantau.com (09/01).

Umar Syadat mengingatkan publik soal sepak terjang Antasari Azhar selama ini. “Saya cuma miris kalau ada orang yang masih percaya ucapan Antasari Azhar,” tegas @Umar_Hasibuan_.

Mantan staf khusus Mendagri Gamawan Fauzi ini pesimis terhadap proses pengungkapan teror bom di rumah Agus Raharjo itu. “Kasus yang menimpa Novel Baswedan saja gak terungkap apalagi ini,” tulis @Umar_Hasibuan_ meretweet tulisan bertajuk “Wadah Pegawai KPK Kecam Teror Pimpinan KPK”.

Mewakili pihak Istana, Staf Khusus Presiden bidang Komunikasi Johan Budi Saptopribowo, menyesalkan teror terhadap Ketua KPK dan Wakil Ketua KPK. "Tentu tidak boleh di dalam negara yang demokrasi dan berdasarkan hukum ini ada pihak-pihak yang melakukan upaya-upaya semacam intimidasi kepada penegak hukum, dalam hal ini Pimpinan KPK," kata mantan jubir KPK itu seperti dikutip kompas.com (09/01).

Komentar

Artikel Terkait