Rubah Visi-misi, Prabowo-Sandi Buat Kejutan 

Debat perdana untuk Pilpres 2019 tinggal menghitung hari lagi, namun pasangan nomor urut dua Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno membuat kejutan dengan merubah berkas visi misi pada Rabu, 9 Januari lalu. Hal tersebut tentu langsung menimbulkan reaksi dari dari tim pasangan Joko Widodo - Ma’ruf Amin. 

Perubahan Visi Misi dan Tagline Prabowo-Sandi

Sebelumnya pasangan Prabowo-Sandi menyerahkan visi misi yang tebalnya 14 halaman termasuk halaman sampul depan. Setelah perubahan, berkas visi misi tersebut menjadi lebih tebal karena terdiri dari 45 halaman. Bukan hanya visi misi saja yang mengalami perubahan, pasangan Prabowo-Sandi juga melakukan perubahan pada tagline yang mereka usung menjadi “Indonesia Menang” yang sebelumnya adalah “Adil Makmur Bersama Prabowo-Sandi”.

Perubahan Visi Misi Disangsikan Pihak Jokowi-Ma’ruf

Adanya perubahan visi misi yang dilakukan oleh kubu Prabowo-Sandi ini tentu menimbulkan reaksi dari kubu lawan yaitu Jokowi-Ma’ruf yang menuding bahwa perubahan tersebut menunjukan inkonsistensi dari kubu Prabowo-Sandi. Hal tersebut diungkapkan oleh Johny G Plate selaku Wakil Ketua dari TKN Jokowi-Ma’ruf. Johny menyebutkan bahwa perubahan visi-misi yang dilakukan merupakan wujud inkonsistensi dari paslon Prabowo-Sandiaga Uno.

Bukan hanya itu, perubahan tersebut juga dianggap menjiplak visi misi dari paslon Jokowi-Ma’ruf. Hal tersebut diungkap oleh Ace Hasan Syadzily selaku juru bicara TKN kubu Jokowi-Ma’ruf setelah melihat adanya perubahan visi misi kubu lawan yang mencapai 99 persen. Ace menganggap perubahan tersebut ironis karena justru terlihat seperti menjiplak visi misi yang dibuat oleh paslon nomor satu.

Abdul Kadir Karding sebagai bagian dari Tim Kampanye Nasional atau TKN dari Jokowi-Ma’ruf juga menambahkan jika dirinya menilai bahwa perubahan yang dilakukan Prabowo-Sandi tersebut membuat paslon rivalnya ini terlihat tidak memiliki visi misi yang jelas. Ia juga menilai perubahan mendadak ini ada kaitannya dengan adanya debat perdana. Abdul mengira perubahan tersebut ada hubungannya dengan kisi-kisi debat.

Argumentasi Pihak Prabowo-Sandi Terkait Perubahan Visi Misi

Terkait hal tersebut, Badan Pemenangan Nasional atau BPN dari paslon Prabowo-Sandi langsung memberikan alasan atas perubahan yang dilakukan pada visi misi dari paslonnya tersebut. Salah satu alasannya adalah untuk menyesuaikan hasil survei yang telah dilakukan. Dalam hal ini Andi Arief menyebut bahwa sambutan masyarakat serta hasil survei lah yang membuat visi misi serta tagline berubah.

Sementara itu, Dahnil Anzar selaku juru bicara BPN kubu Prabowo-Sandi menambahkan bahwa visi misi terbaru ini lebih eye-catching karena lebih berwarna dan terdapat banyak foto dari paslon Prabowo-Sandi. Selain itu, disebutkan juga adanya penyesuaian tata bahasa dan tambahan detail pada visi misi. Dan terkait tudingan penjiplakan, kubu Prabowo-Sandi menilai tidak benar karena tagline mereka jauh berbeda. (berbagai sumber)

 

Komentar

Artikel Terkait