Hidayat Nur Wahid: Karena Grusa-grusu, Apakah Pembebasan Robert Tantular juga Akan Dikaji Ulang?

itoday - Sindiran keras dilontarkan Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid terkait keputusan pembebasan Ustadz Abu Bakar Baasyir yang akan dikaji ulang secara mendalam dan konprehensif.

Wakil Ketua Majelis Syura PKS ini membandingkan pembebasan Ustadz Abu Bakar Baasyir (ABB) dengan “pembebasan” terpidana korupsi Robert Tantular, dan grasi yang diberikan Presiden Joko Widodo kepada otak pembunuh wartawan di Bali, I Nyoman Susrama.

Hidayat Nur Wahid (HNW) menyoal alasan pengkajian ulang pembebasan ABB karena dinilai tanpa perhitungan yang jelas atau ‘grusa-grusu’.

“Apakah grasi yang diberikan oleh @jokowi, kepada ‘pembunuh wartawan’, yang diprotes keras oleh AJI Denpasar, juga ‘pembebasan’ koruptor Robert Tantular, akan dikaji ulang secara  mendalam dan   komprehensif, karena dinilai ‘grusa grusu’? Seperti tentang ‘pembebasan’ Ustadz ABB? Kita perhatikan saja,” tulis HNW di akun  @hnurwahid.

Sebelumnya, HNW mempertanyakan pernyataan langsung Presiden Jokowi soal pembebasan ABB karena alasan kemanusian tidak berdasarkan kajian yang mendalam dan kompreshensif.

“Wiranto Tegaskan ‘Pembebasan Abu Bakar Ba'asyir Masih akan Dikaji’. Lho, apakah pernyataan-pernyataan langsung Presiden @jokowi bahwa presiden membebaskan Ust ABB karena alasan kemanusiaan, tidak berdasarkan kajian yang mendalam dan komprehensif?” tulis @hnurwahid.

Diberitakan sebelumnya Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Denpasar mengecam kreas grasi yang diberikan Presiden Jokowi kepada I Nyoman Susrama, otak pembunuhan wartawan Jawa Pos Group, AA Gde Bagus Narendra Prabangsa (2010). 

AJI Denpasar menyimpulkan, pemberian grasi yang membebaskan Susrama dari hukuman seumur hidup, menjadi hukuman penjara selama 20 tahun, dipandang sebagai langkah mundur terhadap penegakan dan perlindungan kemerdekaan pers.

Sedangkan pada pembebasan bersyarat mantan bos Bank Century Robert Tantular,  terpidana  hanya berada di penjara selama 10 tahun, padahal seharusnya 21 tahun.

Komentar

Artikel Terkait