Zakir Naik Dituduh Gelapkan Sumbangan untuk Kesejahteraan Umat Islam

itoday - Ulama kondang asal India, Zakir Naik, dituduh menggelapkan dana sumbangan dari negara-negara Islam yang diperuntukkan bagi kesejahteraan umat Islam. Menurut laporan media India, dana sumbangan yang digelapkan itu dikumpulkan dalam bentuk aset senilai Rs193 crore.

Times of India, yang dikutip Senin (25/3/2019), melaporkan bahwa aset-aset itu termasuk setidaknya 20 flat yang berdiri di kota-kota Mumbai dan Pune, India.

Laporan itu mengutip hasil penyelidikan pencucian uang oleh Direktorat Penegakan (ED) India. Laporan ED menyatakan Zakir menggunakan yayasannya, Islamic Research Foundation (Yayasan Penelitian Islam yang dimaksudkan untuk kesejahteraan sosial komunitas Muslim untuk mengumpulkan sumbangan dan mengalihkan hasilnya untuk membeli properti.

Dia juga dituduh mengumpulkan donasi sebesar Rs65 crore dari Uni Emirat Arab (UEA), Arab Saudi, Bahrain, Kuwait dan Oman, antara 2014 dan 2017.

ED bahkan melacak dana Rs49 crore yang diterima dari sumber yang tidak dapat dijelaskan di Dubai yang selanjutnya dia gunakan untuk memesan setidaknya 20 flat di Mumbai dan Pune.

Penyelidikan ED mengungkapkan bahwa sembilan flat seharga Rs13 crore dipesan di Mumbai atas nama istri dan putranya, dan 11 flat lainnya di Pune.

Komentar

Artikel Terkait