Sebut Jokowi-Maruf Unggul 4% di Jabar, Eh! Nama Ridwan Kamil Disebut di Sidang Suap Meikarta

itoday - Kendati disoal banyak pihak, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil tetap ambil bagian dalam kampanye terbuka kubu capres/cawapres petahana Joko Widodo-Maruf Amin. Pada kampanye terbuka di Lapangan PN Kertas Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (09/04), Kang Emil menyebut Jokowi-Maruf telah unggul 4 persen di Jawa Barat. Menurut Emil, keunggulan tersebut berdasarkan survei internal yang dilakukan dalam pekan ini.

Uniknya, selisih sehari (10/04) nama Ridwan Kamil disebut-sebut terdakwa suap proyek Meikarta , Neneng Rahmi Nurlailli. Kepala Bidang Penataan Ruang Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kabupaten Bekasi itu menyebut Ridwan Kamil akan bertemu dengan Sekretaris Dinas PUPR, Hendry Lincoln. Hal itu terungkap dalam kesaksian Neneng di sidang Pengadilan Negeri Kelas 1A Khusus Bandung (04/10).

Neneng mengakui rencana pertemuan dengan Ridwan Kamil berkembang setelah ada permintaan uang Rp1 miliar oleh Sekretaris Daerah Jawa Barat Iwa Karniwa. Namun Neneng menyebut alasan atau tujuan utama rencana pertemuan dengan Ridwan Kamil sepenuhnya diketahui oleh Hendry Lincoln.

Soal klaim Kang Emil, pengamat politik Prijanto Rabbani menantang pembuktian Jokowi-Maruf menang 4% di Jabar. “Kami pegang statemen @ridwankamil ini... Nanti dibuktikan di hari H. Kalau ternyata tak terbukti, berarti ngasal njeplak!,” tulis Prijanto Rabbani di akun Twitter @RabbaniIdeas.

Sementara Wasekjen MUI Ustadz Tengku Zulkarnain menyoal penyebutan nama Ridwan Kamil dalam suap Meikarta. “Setelah sebelumnya nama satu menteri dan gubernur di Jawa disebut dalam kasus e-KTP yang ditangani KPK, mendadak disebut satu lagi nama Gubernur di Jawa, menerima aliran dana suap Meikarta. Nampaknya orang-orang dekat mulai demam. Biar tahu sosok seseorang, lihat orang sekelilingnya,” tulis Ustadz Tengku di akun @ustadtengkuzul.

Terkait kesaksian Neneng Nurlailli, Ridwan Kamil di akun @ridwankamil menulis: “Dibaca dengan baik. jangan judul saja. Itu mah keterangan, Tim tata ruang Kab Bekasi mau konsultasi ke gubernur baru. tapi tidak jadi, karena saya juga tidak mau. Hatur Nuhun,” tulis Ridwan Kamil di akun @ridwankamil.

Komentar

Artikel Terkait

Telah dilihat : 105 kali

Kambing Naik Alphard