Hidayat Nur Wahid: Jika Jokowi Penuhi Janji, Tak Perlu 2 Tahun Tuntaskan Kasus Novel Baswedan

itoday - Ironis! Peringatan dua tahun penyiraman air keras pada penyidik senior KPK Novel Baswedan yang digelar di depan Gedung KPK (11/04), ditingkahi demonstrasi tandingan. 

Pendemo tandingan meneriakkan penolakan politisasi KPK. Massa juga membawa spanduk bertuliskan “KPK Jangan Berpolitik, stop ambisi kekuasaan Novel Baswedan' dan 'Tolak politisasi KPK, Cabut penghargaan untuk Bambang Widjojanto, Abraham Samad, Novel Baswedan”.

Untuk menghindari bentrokan, mahasiswa yang menuntut penuntasan kasus Novel membubarkan diri. Sedangkan massa demo tandingan terus berlanjut, bahkan sempat melakukan aksi bakar ban. Melihat situasi tidak memungkinkan, acara peringatan 2 tahun teror Novel Baswedan ditunda untuk mencegah bentrokan.

Aktivis anti korupsi yang juga koordinator juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak, menyesalkan demo tandingan itu. “Panggung rakyat untuk Novel Baswedan saja ditakuti, sampai harus didemo. Yakin lah hai tuan, mereka yang bertauhid tak akan surut nyali,” tulis Dahnil di akun Twitter  @Dahnilanzar.

Organsisi advokasi dan pembelaan hukum dan HAM, Lokataru, di akun Twitter @lokataru_id menulis: “Jika Negara dan Presiden @jokowi tidak memandang #SebelahMata kasus yang menyebabkan #SebelahMata Novel Baswedan terganggu fungsinya. Maka tak perlu ada #DuaTahunNovel dan kegiatan lain untuk mengingatkan bahwa keselamatan adalah hak kita semua! LAWAN!!!”.

Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid juga mengingatkan, jika Presiden Joko Widodo melaksanakan janji dan komitmennya untuk menyelesaikan kasus Novel Baswedan, tidak perlu dua tahun untuk menyelesaikannya.

“Padahal kalau saja pak @jokowi laksanakan janji dan komitmennya, maka untuk menyelesaikan dan menangkap pelaku teror keji dengan siram air keras ke Novel B (KPK), tak perlu satu tahun, apalagi sampai lebih dari 2 tahun,” tulis Hidayat Nur Wahid di akun Twitter @hnurwahid.

Akun resmi LBH Jakarta, @LBH_Jakarta, membeberkan agenda acara peringatan dua tahun penyerangan Novel Baswedan, salah satunya deklarasi menuntut Jokowi untuk segera menyelesaikan 10 kasus teror ke KPK dan kasus lain. “Deklarasi ini, selain menuntut penyelesaian kasus penyerangan Novel Baswedan, juga menuntut Presiden @jokowi untuk segera menyelesaikan seluruh 10 kasus-kasus teror kepada KPK dan kasus-kasus lainnya terhadap para penggiat HAM di Indonesia. Hidup rakyat Indonesia!,” tulis @LBH_Jakarta. 

Komentar

Artikel Terkait