Budiman Sudjatmiko Gagal Lolos ke Senayan, Ustadz Tengku: Bukti Suara Ulama Didengar Umat

itoday - Politisi PDIP yang juga anggota Tim Kampanye Nasional Jokowi-Maruf, Budiman Sudjatmiko, dikabarkan gagal melenggang ke Senayan. Budiman gagal bersaing berebut satu dari delapan kursi di Dapil VII Jawa Timur,yang meliputi Pacitan, Ponorogo, Trenggalek, Magetan, dan Ngawi.

Di akun Twitter @budimandjatmiko, Budiman terkesan pasrah dengan nasibnya. “Saya dulu "mati" dalam pertarungan Kebebasan, lantas "hidup" lagi di 1998. "Hidup" berlanjut demi Kesetaraan lewat @UUDesa & lanjut "hidup" u/ periode ke 2. Kini saya "mati", tapi siap u/ "hidup" lagi bertarung u/ Kemajuan. 1 hal pasti: hidupku tdk membosankan,” tulis @budimandjatmiko.

Wasekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ustadz Tengku Zulkarnain menilai, kegagalan Budiman Sudjatmiko ke Senayan merupakan bukti bahwa suara Ulama sudah didengar umat. “Terdengar Kabar Budiman Sudjatmiko gagal lolos ke Senayan. Eva Sundari juga gagal. Masih menunggu kabar Masinton dan si Anak yang Bangga Jadi Anak PKI... Ini bukti bahwa suara Ulama sudah didengar Umat. Paham...? Terus suara Ulama mau dibekap dilarang BIN ceramah di mana-mana...?,” tulis Ustadz Tengku di akun   @ustadtengkuzul.

Politisi Demokrat Andi Arief mengaku terkejut dengan kegagalan Budiman. “Saya agak terkejut dan prihatin, dua sahabat saya yang bisa memberi warna di DPR dari PDIP kabarnya gagal memenuhi kursi. Buat Budiman Sudjatmiko dan Eva Sundari, teruslah berjuang meski di luar Parlemen," tulis Andi di akun @AndiArief__.

Andi mengapresiasi kontribusi Budiman di Senayan selama ini. “Saya memang sering berbeda pendapat dengan Budiman Sudjatmiko dan Eva Sundari, tapi dalam hal mereka berdua gak lolos ke Senayan saya menganggap unsur waras dalam parlemen bisa berkurang,” tulis  @AndiArief__.

Menurut Andi, Budiman gagal bersaing dengan Edhie Baskoro Yudhoyono di Dapil VII Jatim. “Meski PDIP menggempur Dapil 7 Jatim untuk merontokkan Demokrat dan Ibas  melalui  caleg Johan Budi dan dua incumben DPR Budiman Sudjatmiko dan Nursuhud, namun Demokrat tetap tangguh. Hasil akhir @Edhie_Baskoro dan @sartonohutomo lolos DPR dengan suara perorangan hampir 300 ribu,” ungkap  @AndiArief__.

Komentar

Artikel Terkait