Maruf Kecam Publikasi BPN Soal Kecurangan Pilpres, Pengamat: Wajar, Kecurangan Wasit Dipaparkan!

itoday - Calon wakil presiden nomor urut 01, Ma'ruf Amin menyesalkan langkah kubu capres/cawapres 02 Prabowo-Sandi yang memaparkan bukti kecurangan Pilpres/Pemilu kepada publik di Hotel Grand Sahid Jaya hari ini (14/05).

"Seharusnya diserahkan pada pihak-pihak yang kompeten. Kan ada Bawaslu, ada KPU. Enggak usah dibuka ke publik," ujar Ma'ruf Amin seperti dikutip tempo (14/05).

Pengamat politik Ardi Wirdamulia menyoal pernyataan Maruf Amin. Menurut Ardi, upaya kubu yang bertarung untuk memaparkan kecurangan lawan atau wasit itu wajar saja. 

“Gimana sih? Ya wajar aja kubu yang bertarung untuk memaparkan kecurangan lawan atau wasit. Pertanyaannya itu apakah negara mau menindaklanjuti atau ngga?,” tegas Ardi di akun Twitter ‏  @awemany.

Di depan pendukung yang hadir di Grand Sahid Jaya, Prabowo Subianto menegaskan akan menolak hasil perhitungan KPU bila hasil perhitungan tersebut terbukti curang. "Kami masih menaruh secercah harapan, tapi yang jelas sikap saya adalah saya akan menolak hasil penghitungan yang curang," kata Prabowo.

Prabowo juga mengingatkan, sebagai penyelenggara Pemilu, KPU agar bersikap adil dan jujur dalam melakukan perhitungan. “Kami mengimbau, insan-insan di KPU. Kami mengimbau kau anak Indonesia yang ada di KPU. Sekarang nasib masa depan Indonesia ada di pundak mu kau yang harus memutuskan, kau yang harus memilih menegakkan kebenaran dan keadilan demi keselamatan bangsa Indonesia," tegas Prabowo.

Menurut Prabowo, pihaknya hingga kini belum menyerah. Untuk itu, Prabowo mengatakan tetap membuka ruang pembicaraan dan melarang pendukungnya untuk bertindak emosional. 

"Sesungguhnya kalau kau tanya hati saya, saya ingin istirahat tapi saudara-saudara setelah saya keliling setelah saya lihat rakyat. Tidak mungkin saya meninggalkan rakyat Indonesia, saya akan timbul dan tenggelam bersama rakyat," tegas Prabowo.

Komentar

Artikel Terkait

Telah dilihat : 50 kali

Cepat Menentukan AKAR PANGKAT 3

Telah dilihat : 165 kali

Cepat Menentukan Hasil Akar Pangkat 2

Telah dilihat : 788 kali

Cara Mengurangi Bilangan dari Depan