“Tak Berakal yang Mau Boikot Dompet Dhuafa! Kaum Liberal-Nasionalis Bersekongkol jadi Fasis?”

itoday - Darah tiga anggota tim medis Dompet Dhuafa yang menjadi sasaran tindakan represif aparat kepolisian pada 23 Mei, belum mengering. Ironis, di sisi lain, tokoh liberal menyerukan boikot Dompet Dhuafa.

Bahkan, intelektual muda Nahdlatul Ulama (NU) Nadirsyah Hosen secara sinis menyatakan Direktur Dompet Dhuafa jelas pendukung capres/cawapres nomor urut 02. 

Di akun Twitter @na_dirs, Rais Syuriah PCNU Australia itu menulis: “Direktur Dompet Dhuafa ini dari TL-nya jelas pendukung 02. Gak heran sih. Saya lebih baik menyalurkan dana ZIS ke @nucare_lazisnu.”

Cuitan Gus Nadir itu memicu gelombang protes dari banyak pihak. Pengamat sosial yang juga pakar tata kota Marco Kusumawijaya menyesalkan provokasi kaum liberal terhadap Dompet Dhuafa.

“Kita tahu masyarakat kita tak sehat ketika tiba-tiba sebagian kaum liberal membenarkan pemberangusan fitur foto medsos, dan mau memboikot Dompet Dhuafa. Apakah kaum liberal bersekongkol dengan kaum nasionalis menjadi fasis?” tulis Marco di akun @mkusumawijaya.

Marco menegaskan bahwa hanya orang tidak berakal yang memboikot Dompet Dhuafa. “Saya juga total percaya Dompet Dhuafa. Bangga dengan mereka, salah satu mutiara yang bersinar di RI. Dan iya, jelas mereka korban. Hanya orang tak berakal memboikot mereka,” tegas @mkusumawijaya.

Dhihram Tenrisau, dokter gigi yang bergabung di divisi kesehatan Dompet Dhuafa membuat klarifikasi terkait tudingan negatif tokoh liberal ke Dompet Dhuafa. 

Dhihram secara langsung mengomentari cuitan @na_dirs yang menyebut Direktur Dompet Dhuafa sebagai pendukung capres 02. Menurut Dhihram, akun yang dimaksud Nadir bukan akun resmi Direktur Dompet Dhuafa. 

“Akun resmi Direktur Program Dompet Dhuafa @daengdhuafa dan untuk info lebih jelasnya silakan ke @Dompet_DhuafaDhihram,” tulis Dhihram di akun  @Protheeza_Metal.

Meluruskan tudingan @na_dirs, Dhihram mengaitkan bantuan Dompet Dhuafa kepada RS Hasyim Asyari di Ponpes Tebuireng. “Info tambahan, Dompet Dhuafa membangun RS Hasyim Asyari di Ponpes Tebuireng, diresmikan oleh Gus Sholah. Lembaga ini juga bersama Aisiyah dan LKNU (Lembaga Kesehatan NU) dalam memberantas TB di Indonesia,” beber  @Protheeza_Metal. 

Secara khusus, Dhihram mengaku pendukung Joko Widodo. “Sewaktu begabung @Dompet_Dhuafa saya adalah seorang pendukung Jokowi dan secara ideologi saya menganut pahaman sekuler. Sudah jelas saya orang yang cukup nyinyir terhadap lembaga ini,” tulis @Protheeza_Metal.

Komentar

Artikel Terkait