Rouhani Kembali Tegaskan Siap Berdialog dengan AS

itoday - Presiden Iran, Hassan Rouhani menyatakan, Teheran bersedia mengadakan pembicaraan dengan Amerika Serikat (AS) dan pihak lain. Rouhani menyebut, Iran bersedia melakukan pembicaraan jika mereka menunjukkan rasa hormat dan mengikuti aturan internasional.

"Kami merujuk logika dan pembicaraan, jika (pihak lain) duduk dengan hormat di meja perundingan dan mengikuti peraturan internasional, bukan jika itu mengeluarkan perintah untuk bernegosiasi," kata Rouhani, seperti dilansir Sputnik pada Minggu (2/6).

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif mencatat bahwa untuk memastikan perundingan yang berarti, Washington harus kembali memenuhi kewajibannya atas kesepakatan nuklir.

Sebelumnya, pernyataan bertolak belakang disampaikan Pemimpin Spiritual Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Dia menegaskan, Iran tidak akan bernegosiasi dengan Amerika Serikat (AS) terkait program nuklir dan misilnya.

"Kami mengatakan sebelumnya, bahwa kami tidak akan bernegosiasi dengan Amerika, karena negosiasi tidak memiliki manfaat dan membawa bahaya," kata Khamenei dalam sebuah pernyataan.

Komentar

Artikel Terkait