Mochtar Pabottingi: Laku Prabowo Dekati Kebiadaban! Pakar Komunikasi: Sok Bijak! Nalarmu?

itoday - "Maka dengan ini, kami menghormati hasil keputusan Mahkamah Konstitusi. Kami menyerahkan sepenuhnya kebenaran dan keadilan yang hakiki kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa."

Ucapan tegas itu disampaikan capres nomor urut 02 Prabowo Subianto pada pidato di kediaman Prabowo, Jl Kertanegara (27/06) usai Mahkamah Konstitusi memutuskan menolak seluruh gugatan  tim Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi.

Dalam pidato itu Prabowo tidak memberikan ucapan selamat kepada pasangan Joko Widodo-Maruf Amin. 

Tidak adanya ucapan selamat kepada Jokowi itu, dipermasalahkan para pendukung capres/cawapres nomor urut 01 maupun 02.

Pengamat politik LIPI Mochtar Pabottingi bahkan menyebut sikap Prabowo itu sebagai laku yang mendekati kebiadaban.

“PS mencampakkan demokrasi. Menolak sportivitas mengucapkan selamat kepada paslon 01 berarti menolak keseluruhan tatanan lomba lima tahunan demokrasi kita dan membiarkan bangsa kita terus terbelah dalam permusuhan parah yang celaka. Sungguh laku yang mendekati kebiadaban!,” tulis Mochtar di akun Twitter @Mpabottingi.

Mochtar juga menyebut Prabowo sebagai pencundang buruk yang tidak punya keikhlasan. “PS menolak menjadi ksatria sejati dan tetap memilih menjadi pecundang buruk. Kendati menerima keputusan MK, dia enggan mengucapkan selamat kepada paslon 01 selaku pemenang Pilpres 2019. Tak punya keikhlasan. Tak punya sportivitas. Memalukan!,” tambah  @Mpabottingi.

Pakar komunikasi UIN Syarif Hidayatullah Edy Effendi menyesalkan komentar-komenter negatif pendukung Jokowi soal sikap Prabowo yang tidak mengucapkan selamat kepada Jokowi.

“Gini loh. Pak @prabowo menerima keputusan MK tapi tak mengucapkan selamat ke @jokowi. Paham gak sih? Itu tuk menjaga perasaan pendukungnya. Kok tiba-tiba ada beberapa pendukung 02, yang sok bijak, menguar: sekarang mari kita bersatu, tak ada 01 atau 02. Nalarmu? Sensitivasmu?,” tulis Edy di akun  @eae18.

Edy justru mengapresiasi Prabowo yang tidak mengucapkan selamat kepada Jokowi. “Pak @prabowo menghormati keputusan MK itu secara tak langsung menerima keputusan MK. Tak ada jalan lain tuk menempuh proses kecurangan 01. MK sudah final. Ini harus dipahami. Yang saya suka dari Pak Prabowo tak ucapkan selamat ke @jokowi. Dia menjaga perasaan pendukungnya,” tegas @eae18.

@eae18 juga menambahkan: "Paling muak dengan orang yang sok bijak, menguar tak ada lagi 01 dan 02. Semudah itu ya. Gak merasakan dizalimi rezim sih. Menyembuhkan luka itu harus disandarkan pada Allah. Duka suka itu harus dikembalikan ke Allah bukan mengamini kemenangan seorang pecundang."

Komentar

Artikel Terkait