Rouhani: Iran Siap Bicara Dengan AS Jika Sanksi Dicabut

itoday - Presiden Iran, Hassan Rouhani mengatakan Iran siap melakukan perundingan dengan Amerika Serikat (AS) jika Washington mencabut sanksi. Selain itu, ungkap Rouhani, AS juga harus segera menghentikan kebijakan intimidasi mereka.

“Kami selalu siap untuk negosiasi. Saya memberi tahu Anda (AS) saat ini dan saat ini untuk meninggalkan intimidasi dan mencabut sanksi dan kembali ke logika dan kebijaksanaan. Kami siap," ucap Rouhani, seperti dilansir Sputnik pada Senin (15/7).

Rouhani kemudian mengatakan bahwa Iran telah mengubah pendekatannya dari kesabaran strategis menjadi tindakan timbal balik dan akan menanggapi dengan baik segala langkah Washington terkait dengan kesepakatan nuklir.

Pernyataan Rouhani ini adalah respon atas seruan Berlin, Paris, dan London untuk menggelar dialog antara semua pihak dengan Rencana Aksi Bersama Komprehensif (JCPOA). Ketiga negara itu mengatakan kesepakatan itu berisiko berantakan karena sanksi AS terhadap Iran dan keputusan Teheran untuk sebagian menghentikan kewajibannya.

Sementara itu, sebelumnya juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Abbas Mousavi menegaskan bahwa tidak ada pembicaraan yang sedang berlangsung antara Iran dan AS dalam tingkat apapun.

Mousavi bereaksi terhadap laporan baru-baru ini yang menyebut bahwa Iran telah melakukan pembicaraan dengan AS melalui mediasi Rusia. Laporan itu bahkan mengklaim bahwa pembicaraan sedang dilakukan antara Menteri Luar Negeri kedua negara.

 

Sumber

Komentar

Artikel Terkait