Pom Bensin di Korea Selatan Tolak Isi BBM untuk Mobil Jepang

itoday - Menyusul meningkatnya ketegangan Korea Selatan dan Jepang karena perang dagang dan ketegangan politik, banyak stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) dan jasa parkir di Korea Selatan menolak untuk mengisi dan melayani mobil-mobil Jepang. Aksi itu merupakan bagian dari boikot Korsel terhadap Negeri Matahari Terbit.

Aksi boikot serupa juga menyasar pada penjualan bir Jepang, paket wisata Jepang, dan bahkan tiket film anime Butt Detective the Movie yang belum lama tayang di Korea Selatan.

Dikutip dari The Guardian pada Rabu (24/7), sentimen tersebut juga memicu unjuk rasa sekelompok orang di depan Kedutaan Besar Jepang di Seoul, awal pekan ini.

Sentimen anti-Jepang semakin menguat sejak Tokyo mengumumkan pada 1 Juli, bahwa pihaknya akan membatasi ekspor bahan kimia tertentu yang digunakan dalam pembuatan semi-konduktor, sebuah industri utama di Korea Selatan.

Sejak itu, kedua negara bertetangga saling melakukan tuduhan perdagangan.

Komentar di situs Asosiasi SPBU Korea awal bulan ini, menyerukan seluruh pompa bensin bergabung dalam aksi protes, dengan menolak melayani pelanggan yang mengendarai mobil Jepang.

Salah satu pemilik SPBU mengatakan dia seolah melihat "bendera Jepang" setiap kali melihat mobil Jepang, sementara yang lain mengatakan boikot itu akan "menakut-nakuti mereka yang tertarik untuk membeli mobil Jepang", lapor surat kabar Korea Times.

Sementara itu, pada 19 Juli lalu, sebuah aliansi jasa parkir Korea Selatan juga mengumumkan kebijakan serupa, tidak akan melayani sedikit pun konsumen yang mengendarai mobil buatan Jepang.

 

Sumber: Liputan6.com

Komentar

Artikel Terkait

Sabtu, , 01 Juni 2019 - 12:54 WIB

BBM Oktan Tinggi Diburu Pemudik

Selasa, , 28 Mei 2019 - 01:26 WIB

Persiapan Pertamina Penuhi Kebutuhan BBM Saat Mudik