Rusia Tegaskan Tidak Akan Sebar Rudal di Perbatasan dengan Eropa

itoday - Rusia mengaku tidak akan mengerahkan rudal ke wilayah yang berbatasan dengan Eropa. Namun, jika Amerika Serikat (AS) menaruh rudal dengan Rusia, maka Moskow akan memberikan respon yang memadai.

Berbicara pasca pertemuan 2+2 dengan Prancis, yang juga melibatkan Menteri Pertahanan kedua negara, Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov mengatakan kedua belah pihak membahas mengenai situasi keamanan Eropa pasca penarikan mundur AS dari Perjanjian Pasukan Nuklir Jangka Menengah atau INF.

“Kami membahas secara rinci situasi dengan stabilitas strategis setelah penarikan AS dari Perjanjian Pasukan Nuklir Jangka Menengah," kata Lavrov dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Sputnik pada Selasa (10/9).

"Pendirian kami tentang hal ini sudah diketahui, telah berulang kali dikonfirmasi oleh Presiden Rusia, (Vladimir) Putin. Kami tidak akan menggunakan sistem semacam itu di kawasan kecuali ada sistem Amerika yang serupa di sana," sambungnya.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Yves, Le Drian mendesak Paris dan Moskow untuk bersama-sama bekerja untuk menciptakan arsitektur stabilitas strategis di Eropa.

"Kita harus bekerja untuk mengembalikan stabilitas strategis di Eropa untuk menciptakan arsitektur baru yang diusulkan oleh Presiden Prancis, karena Eropa tidak akan pernah aman jika kita tidak memiliki hubungan yang jelas dan kuat dengan Rusia," ungkapnya.

 

Sumber

Komentar

Artikel Terkait

Jumat, , 06 September 2019 - 06:23 WIB

Putin Bersedia Jual Senjata Hipersonik Rusia kepada Trump

Kamis, , 05 September 2019 - 02:02 WIB

Rusia Tunggu Kejelasan Perjanjian AS dan Taliban