Selamat Datang Politik Dinasti! Puan Ketua DPR RI, Sosiolog: Semoga Nasibnya Beda dengan Setnov

itoday - Ketua DPR RI untuk pertama kali akan dijabat seorang perempuan. Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri telah menunjuk sang putri, Puan Maharani untuk memimpin DPR RI.

Politisi PDIP Eva Kusuma Sundari mengungkapkan alasan ditunjuknya Puan. Kata Eva, PDIP mengajukan kader terbaik yang memiliki perolehan suara, pengalaman politik dan juga pernah menjadi ketua fraksi di DPR.

"PDIP sebagai pemenang pileg, berhak mengajukan ketua. PDIP mengajukan kader terbaik, scoring tertinggi: suara terbanyak, menko, eks ketua fraksi PDIP," ungkap Eva seperti dikutip RMOL (01/10).

Puan akan dilantik menjadi Ketua DPR RI, setelah sebelumnya, 575 anggota DPR RI resmi dilantik menjadi legislator, hari ini (01/10).

Akun Twitter @ecosocrights, akun resmi lembaga penelitian ekonomi, sosial dan politik, Institut Ecosoc Rights mengomentari penunjukan Puan Maharani sebagai Ketua DPR RI: “Selamat datang politik dinasti.”

Kendati Eva Sundari menyebut Puan sebagai pilihan terbaik, banyak pihak mempertanyakan kapasitas Puan Maharani memimpin DPR RI.

Aktifis perempuan Stevanie Huang turut mempertanyakan kapasitas Puan. “Serius tanya Ibu Puan waktu jadi Menteri apa yang sudah dikerjakan untuk negeri dan untuk kami sebagai rakyat? Sekarang Ibu Puan Menjabat Jadi Ketua DPR RI .. Ibu Puan Bisa Apa?,” tanya Stevanie di akun @Stevaniehuangg.

Guru besar Sosiologi Universitas Indonesia Tamrin Tomagola memberikan catatan soal posisi Puan Maharani sebagai Ketua DPR RI. Tamrin berharap Puan berbeda nasib dengan mantan Ketua DPR Setya Novanto (Setnov) yang terbelit kasus korupsi.

“Semoga Ketua Baru DPR bernasib berbeda dengan mantan Ketua DPR, Setya Novanto,” tulis Tamrin di akun @tamrintomagola

Sebagai catatan, Setya Novanto sempat menyebut sejumlah nama pihak-pihak yang menerima hasil korupsi e-KTP. Mereka adalah: Puan Maharani, Pramono Anung, Chairun Harahap, Ganjar Pranowo, Melchias Marcus Mekeng, Tamsil Linrung, dan Arief Wibowo.

Komentar

Artikel Terkait