Nyalon, Gibran Serahkan Bisnis ke Kaesang, Pakar Kuliner: Gak Sekalian Bapaknya Urus Dagangan Saja?

itoday - Kendati sempat menegaskan bahwa keluarga Presiden Joko Widodo tidak akan membuat dinasti politik,  putra sulung Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, memutuskan terjun ke dunia politik. Pengusaha kuliner itu berencana maju di Pilwalkot Solo 2020.

Politisi kawakan Fahri Hamzah, mengingatkan ayah dari Jan Ethes itu untuk tidak ambil bagian dalam kekuasaan meskipun itu pilihan rakyat.

“Kalau saya boleh kasih masukan ke Gibran, jangan ambil bagian dalam kekuasaan meskipun itu pilihan rakyat..itu membebani reputasi  babenya...jangan mau diolok-olok oleh penjilat  yang akhirnya merusak susu sebelanga...mendingan susu dibikin martabak saja...eman2,” tulis Fahri di akun Twitter @Fahrihamzah.

Gibran tetap ngotot terjun ke dunia politik maju di Pilwalkot Solo 2020. Bahkan, Gibran sudah memutuskan akan memasrahkan bisnisnya ke sang adik, Kaesang Pangarep.

Pakar kuliner Rahung Nasution sempat menyindir ambisi Gibran tersebut. “Nggak sekalian bapaknya urus dagangan saja? Udah jelas NKRI Harga Investasi!” tulis Rahung di akun @rahung mengomentari tulisan bertajuk “Fokus Politik, Gibran Serahkan Bisnis Kuliner ke Kaesang”.

Jika dirunut ke belakang, Gibran sempat menegaskan, jika anggota keluargannya terlibat politik, maka akan membuat rakyat susah.

“Dinasti apa? Bapak saja enggak punya partai, kok pengen (bikin) dinasti,” ujar Gibran usai 'Fun Opening Sang Pisang X Markobar' di Jalan Raden Saleh, Cikini, Jakarta Pusat (11/03/2018).

Soal pencalonan Gibran, Ketua DPC PDIP Surakarta FX Hadi Rudyatmo menyebut pihaknya hanya mengajukan satu pasangan calon, yakni Achmad Purnomo-Teguh Prakosa, dalam Pemilihan Kepala Daerah 2020 untuk diusulkan kepada DPP PDIP. Nama Gibran, tak akan ikut dikirimkan ke DPP PDIP untuk dimintakan rekomendasi.

Rudy menyarankan Gibran agar menjalani kegiatan sebagai anggota PDIP terlebih dahulu. Keinginan untuk maju dalam kontes Pilwakot bisa ditunda sampai 2024.

Komentar

Artikel Terkait