“Mirip Ahok, Agnez Mo Mancing Sentimen SARA! Bukan Kebetulan Keduanya Pendukung Jokowi”

itoday - “Gue punya teori: bahwa rasa bangga kita sebagai bangsa Indonesia itu berbanding lurus dengan luas nya wawasan dan pengetahuan kita terhadap sejarah dan kebudayaan bangsa kita”. Tulisan itu terpampang di lini masa akun @therealDiSastr, milik artis Dian Sastrowardoyo.

Cuitan @therealDiSastr itu relevan dengan sikap penyanyi Agnez Monica yang mengaku tidak mempunyai darah Indonesia saat diwawancarai media Amerika Serikat, Build Series by Yahoo.

Netizen terbelah menyikapi pernyataan Agnez Mo. Tidak sedikit yang memaklumi pernyataan Agnez, namun banyak juga yang menyesalkannya.

Peneliti LP3ES Rustam Ibrahim menilai ucapan Agnez merupakan kegalauan kaum minoritas Indonesia yang telah mengharumkan nama bangsa.

“Bagi saya ucapan Agnez Mo lebih merupakan kegalauan dan kerisauan kaum minoritas Indonesia yang telah menyumbangkan prestasi yang mengharumkan nama bangsanya, tapi tetap tidak dilihat sebagai bagian dari bangsanya secara penuh dan utuh,” tulis Rustam di akun Twitter @RustamIbrahim.

Senada dengan Rustam, aktivis liberal Denny Siregar meminta semua pihak tidak perlu marah dengan pernyataan Agnez Mo. “Gak usah marah kalau @agnezmo bilang kalau dia bukan berdarah Indonesia.  Para kadrun juga merasa lebih arab dari orang arab, bukan Indonesia.. Sama aja, cuman beda negara,” tulis Denny di akun @Dennysiregar7.

Di sisi lain, banyak netizen yang menyoal pernyataan Agnez Mo. Politisi Demokrat Ferdinand Hutahaean bahkan meminta Agnez Mo untuk menanggalkan status WNI.

“Bangsa ini tak rugi sedikitpun kalau sekiranya kau mau tanggalkan status WNI mu dan melepas pasportmu. Silahkan..!! Bangsa ini tak akan menahan mu agar tinggal, sedikitpun tidak..!! Oh ya, mukamu pake cat warna coklatkah? @agnezmo,” tulis Ferdinand di akun @FerdinandHaean2.

Mencermati netizen yang terbelah, aktivis buruh Iyut VB mengaitkan ucapan Agez Mo itu dengan sikap dan ucapan mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) selama ini.

“...Orang-orang kek Agnez ini yang akhirnya mancing-mancing sentimen ras dan agama. Mirip kek Ahok, ngoceh-ngoceh sok toleran tapi curi-curi momen nyinggung ajaran Islam. Tapi begitu dikritisi lalu playing victim. Dan bukan kebetulan baik Agnez atau Ahok adalah pendukung Jokowi,” sindir Iyut VB di akun  @kafiradikal.

Soal pernyataan Agnez Mo, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko meminta agar pernyataan Agnez tidak terus digoreng dengan menilai Agnez tidak nasionalis. "Jadi jangan terus digoreng Agnes Monica enggak nasionalis. Menurut saya sih enggak," kata Moeldoko di Kantor Staf Presiden (26/11).

Komentar

Artikel Terkait