“Kambing Pak Jokowi Gak Bisa Nyanyi ‘Indonesia Pusaka’, Mungkin Karena Pro Pabrik Semen!”

itoday - Aksi protes memasung kaki dengan semen di depan Istana Negara sudah memasuki hari keempat. Aksi yang dilakukan petani di kawasan Pegunungan Kendeng itu dilakukan sebagai bentuk protes terhadap izin lingkungan baru yang diteken Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. 

Dengan terbitnya izin tersebut kegiatan penambangan karst PT. Semen Indonesia di Rembang masih tetap berjalan.

Di sisi lain, sebelumnya Presiden Joko Widodo membuat video blog (vlog) yang mengabarkan kelahiran anak kambing yang dipelihara Jokowi di Istana Bogor. Rekaman vlog itu diberi judul "#JKWVLOG Kelahiran Dua Anak Kambing di Istana Bogor" dan diunggah ke akun YouTube resmi Presiden Joko Widodo, Senin (13/03).

Direktur Ciliwung Institute, Sudirman Asun, pun mengaitkan kabar gembira kelahiran anak kambing Jokowi dengan kabar duka diteruskannya kegiatan pabrik semen di Rembang.

“Pak @Jokowi Kambing-mu Pasti Gak Bisa Nyanyi Lagu ‘Indonesia Pusaka’ Mungkin Karena Pro Pabrik Semen,” sindir Sudirman Asun‏ di akun twitter @SudirmanAsun.

Kabarnya, aksi protes semen kaki akan terus berlanjut sebelum Jokowi bersedia menemui petani Kendeng tersebut. Jumlah petani yang melakukan aksi akan terus bertambah selama permintaan untuk bertemu Presiden Joko Widodo belum dikabulkan. 

Petani Kendeng meminta Presiden Jokowi segera mencabut izin lingkungan PT. Semen Indonesia yang dikeluarkan oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan menghentikan kegiatan penambangan karst oleh pabrik semen yang dinilai merusak lingkungan.

Komentar

Artikel Terkait

Telah dilihat : 512 kali

sahabat total episode 2

Telah dilihat : 507 kali

sahabat total episode 1

Telah dilihat : 659 kali

Nokia hadir di MWC 2017