Minta Dikutuk, AS Hikam Minta Gamawan Fauzi tak Usah Heboh di Persidangan Tipikor e-KTP

itoday - Pengamat politik Muhammad AS Hikam meminta mantan Mendagri Gamawan Fauzi untuk tidak emosional di persidangan Tipikor proyek pengadaan e-KTP.

“Mantan Mendagri, Gamawan F, tak perlu emosional dalam persidangan tipikor e-KTP. Hadapi dengan tenang dan serius. Tak usah heboh,” tulis AS Hikam di akun Twitter @mashikam.

Hakim Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (PN Tipikor) dalam sidang kasus e-KTP, Kamis (16/03), sempat memperingatkan Gamawan agar menjaga emosinya. 

Dalam persidangan, Gamawan Fauzi meminta rakyat Indonesia berdoa kepada Tuhan untuk mengutuknya bila terbukti menerima uang terkait korupsi proyek e-KTP. Pernyataan itu disampaikan 2 kali di dalam sidang.

Tak hanya itu, Gamawan juga meminta rakyat Indonesia mendoakannya untuk dikutuk jika terbukti menerima dana terkait e-KTP. "Saya minta kepada seluruh rakyat Indonesia tolong doakan saya mati sekarang, saya tidak pernah terima satu sen pun dari situ," ujar Gamawan.

Gamawan membantah menerima USD 4,5 juta, sementara yang Rp 50 juta disebutkannya merupakan uang honor sebagai pembicara.

Dalam surat dakwaan, Gamawan disebut menerima USD 4,5 juta dan Rp 50 juta terkait proyek tersebut. Salah satu pemberian yang diungkap KPK yaitu pemberian USD 2,5 juta dari Andi Agustinus alias Andi Narogong (rekanan Kemdagri) kepada Gamawan melalui saudaranya, Azmin Aulia, pada Juni 2011 untuk memperlancar proses penetapan pemenang lelang.

Komentar

Artikel Terkait

Telah dilihat : 1472 kali

sahabat total episode 2

Telah dilihat : 1424 kali

sahabat total episode 1