Korea Utara Uji Coba 'Kelahiran Roket Baru'

itoday - Korea Utara melakukan uji coba mesin roket baru yang diklaim lebih kuat dari generasi sebelumnya. Pemimpin Korea Utara Kim Jon-un turut serta dalam uji coba yang dilakukan di stasiun peluncuran Tongchang-ri.

Kim menyebut uji coba kali ini sebagai sebuah 'kelahiran baru' bagi industri roket di negaranya.

Dalam pengawasan tersebut, Kim menekankan bahwa dunia akan segera menyaksikan arti penting sebuah kemenangan besar yang dicapai negaranya hari itu.

Mengutip kantor berita Reuters, dukungan dukungan mesin pada roket tersebut kabarnya akan membantu Korea Utara mencapai kemampuan peluncuran satelit, terutama untuk tujuan peluncuran rudal jarak jauh. Hal ini mengisyaratkan bahwa Korea Utara bisa menggunakan mesin barunya itu untuk meluncurkan roket yang bisa mengorbitkan satelit.

"Pengembangan dan penyelesaian mesin jenis baru dengan daya dorong tinggi akan membantu memadukan landasan ilmiah dan teknologi untuk mengimbangi kemampuan pengiriman satelit tingkat dunia di bidang pengembangan luar angkasa," tulis kantor berita pemerintah Korut KCNA.

KCNA mencatat sejauh ini pemerintah Korea Utara telah melakukan lima kali uji coba nuklir dan serangkaian peluncuran rudal.

"Dia (Kim) mencatat bahwa keberhasilan uji coba kali ini menandai peristiwa bersejarah dan menjadi peristiwa besar di industri roket di Juche."

Meski dianggap menyimpang dari sanksi PBB, sejumlah ahli dan pejabat pemerintah menganggap pemerintah Korea Utara berupaya mengembangkan rudal yang bisa mencapai Amerika Serikat.

Uji coba kali ini dilakukan bertepatan dengan kunjungan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Rex Tillerson ke Beijing pada Sabtu (18/3). Rex sempat menegaskan bahwa ketegangan regional saat ini telah mencapai 'tingkat berbahaya'. 

Komentar

Artikel Terkait

Senin, , 20 Maret 2017 - 12:35 WIB

Korea Utara Uji Coba 'Kelahiran Roket Baru'

Telah dilihat : 713 kali

sahabat total episode 2

Telah dilihat : 707 kali

sahabat total episode 1

Telah dilihat : 886 kali

Nokia hadir di MWC 2017