Ahok Kampanye di Sosmed pada H-1 Pencoblosan, Pratisi Hukum: KPU dan Bawaslu Harus Bertindak!

itoday - Pencoblosan Pilkada DKI putaran kedua segera digelar. Tetapi, cagub DKI petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) masih menggunakan akun Twitter @basuki_btp untuk berkampanye di H-1 pencoblosan.

“Rusun 16 lantai di Rawa Bebek sudah siap, pastinya dengan lift. Cuma Rp15 ribu/hari. Ruko dan taman juga dibangun; ekonomi akan lebih hidup,” demikian tulis @basuki_btp pada pukul 19.01 (18/04).

Praktisi hukum Arman Garuda Nusantara‏ meminta KPU DKI dan Bawaslu untuk segera menindak tegas “kampanye” Ahok di sosial media tersebut. “Saat masa tenang dan H-1 Pencoblosan Pilkada DKI, Cagub ini masih berkampanye di Medsos. Tolong ditindak tegas Pak @marno_kpu @BawasluDKIJakar,” tegas Arman di akun Twitter @armangn8.

Arman menegaskan bahwa tidak ada alasan KPU DKI dan Bawaslu DKI untuk tidak menindak  kampanye Ahok itu. “Konten tweet Cagub DKI ini sangat kental sekali dengan unsur Kampanye, jadi tidak ada alasan @marno_kpu & @BawasluDKIJakar tdk menindaknya---->>>,” tulis @armangn8.

Sehari sebelumnya (17/04), @basuki_btp menulis: “TBS Park di TB Simatupang, Jaksel ini Kalijodo Jilid 2. Kami bangun terus RTH & RPTRA untuk masyarakat mengejar target 30% luas Jakarta.”

KPU DKI telah menyusun jadual penyelenggaraan Pilkada DKI putaran kedua melalui Surat Keputusan KPU DKI Jakarta Nomor 49/Kpts/KPU-Prov-010/Tahun 2017 tentang Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Tahun 2017 Putaran Kedua. Adapun masa tenang kampanye ditetapkan pada 16-18 April 2017. 

Komentar

Artikel Terkait

Telah dilihat : 162 kali

sahabat total episode 3

Telah dilihat : 273 kali

sahabat total episode 2

Telah dilihat : 263 kali

sahabat total episode 1

Telah dilihat : 392 kali

Nokia hadir di MWC 2017