AS Tinjau Ulang Kesepakatan Nuklir Iran

itoday - Presiden Amerika Serikat Donald Trump memerintahkan peninjauan antar-lembaga soal apakah pencabutan sanksi terhadap Iran di bawah kesepakatan nuklir 2015 sesuai dengan kepentingan keamanan nasional Amerika Serikat atau tidak.

Begitu kata Menteri Luar Negeri Rex Tillerson dalam sebuah pernyataan (Selasa, 18/4). 

Ia menjelaskan bahwa Iran tetap sesuai dengan komitmennya berdasarkan kesepakatan untuk mengekang program nuklirnya tetapi ada kekhawatiran tentang perannya sebagai negara sponsor terorisme.

"Presiden Donald J. Trump telah mengarahkan review antar pimpinan Dewan Keamanan Nasional Komprehensif Rencana Bersama Aksi yang akan mengevaluasi apakah penangguhan sanksi yang terkait dengan Iran sesuai dengan JCPOA sangat penting untuk kepentingan keamanan nasional Amerika Serikat," kata Tillerson.

"Iran tetap menjadi negara sponsor utama teror, melalui banyak platform dan metode," tambahnya. 

Diketahui bahwa kesepakatan antara Iran dan enam negara besar membatasi program nuklir Teheran dalam pertukaran untuk pencabutan sanksi ekonomi internasional terhadap Republik Islam dijalin pada tahun 2015 lalu.

Trump menyebut kesepakatan itu adalah "kesepakatan terburuk yang pernah dinegosiasikan".

 

Komentar

Artikel Terkait

Senin, , 22 Mei 2017 - 22:53 WIB

Korsel: Korut Kembali Menembakkan Rudal Balstik

Rabu, , 17 Mei 2017 - 15:55 WIB

AS Tebar Ancaman: Dukung Kami atau Korut

Telah dilihat : 512 kali

sahabat total episode 2

Telah dilihat : 507 kali

sahabat total episode 1

Telah dilihat : 659 kali

Nokia hadir di MWC 2017