“Ucapan Selamat Syaikh Al Arifi untuk Anies: Bukti Salaman Ahok-Raja Salman Bermasalah”

itoday - Kemenangan paslon Anies Baswedan-Sandiaga Uno di Pilkada DKI putaran kedua menjadi perhatian ulama Arab Saudi, Syaikh Al Arifi. Hal itu menjadi bukti ulama  Saudi tidak rela Jakarta dipimpin Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Analisis itu disampaikan pemikir Islam Muhammad Ibnu Masduki kepada intelijen (21/04). "Ucapan selamat dari Syaikh Al Arifi untuk Anies Baswedan menjadi sinyal bahwa ulama Saudi mencermati kondisi politik di Jakarta. Yang pasti, ulama Saudi tidak berharap Jakarta dikuasai non-Muslim," kata Muhammad Ibnu Masduki.

Menurut Ibnu Masduki, ucapan selamat Syaikh Al Arifi untuk Anies Baswedan yang ditulis di akun Twitter @mohamadalarefe, akan dibaca 17 juta follower dari berbagai belahan dunia Islam. "Dunia Islam mengetahui kondisi perpolitikan di Jakarta. Dan nama Anies sebagai sosok intelektual Muslim diharapkan bisa mengubah Jakarta lebih baik," jelas Ibnu Masduki. 

Di sisi lain, kata Ibnu Masduki, pernyataan ulama Saudi itu sebagai jawaban atas “pemaksaan” salaman Ahok dengan Raja Salman. "Ulama Saudi paham, selama ini Ahok sebagai penista agama, harus dihukum. Namun, Ahok bisa bersalaman dengan orang yang sangat dihormati di Saudi. Tentunya bagi ulama Saudi itu bermasalah," beber Ibnu Masduki.

Ibnu Masduki mencatat, setelah Ahok-Raja Salman bersalaman, pendukung Ahok menyebarkan isu bahwa mantan Bupati Belitung Timur itu mendapat dukungan dan tidak ditolak oleh Raja Salman. 

Sebelumnya, ulama terkemuka Arab Saudi, Syaikh Muhammad Al Arifi, turut mengucapkan selamat pada Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI pasca pemungutan suara Pilkada DKI 2017 putaran kedua  (19/04).

Komentar

Artikel Terkait

Telah dilihat : 512 kali

sahabat total episode 2

Telah dilihat : 507 kali

sahabat total episode 1

Telah dilihat : 659 kali

Nokia hadir di MWC 2017