“Ribut Terus! Apakah ini Disengaja Agar Rakyat Lupa Tagih Janji Jokowi yang akan Ikut Pilpres Lagi?”

itoday - Pertanyaan mengelitik dilontarkan pengamat pendidikan Ferry Koto terkait berbagai “keributan” yang silih berganti mendera Indonesia, belakangan ini.

Ferry menduga keributan itu terkait Pilpres 2019. “Ribut satu ke ribut yang lain ini apakah disengaja pemerintah? Agar rakyat lupa nagih janji @jokowi yang sebentar lagi akan ikut Pilpres lagi,” tulis Ferry di akaun Twitter @ferrykoto.

Keributan apa saja yang dimaksud Ferry? “Dalam merealisasikan janji, hingga rakyat jadi objek isu-isu radikalisme, kebinekaan, dll sehingga rakyat jadi ribut,” kicau akun @sangrealita meretweet @ferrykoto.

Penghujung April 2017, tanah air dilanda berbagai “keributan” yang membuat rakyat terbelah. Persidangan kasus penistaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan tarik ulur hak angket DPR atas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadi isu paling banyak menyita perhatian publik.

Selain itu, kesungguhan KPK untuk membongkar skandal BLBI dan korupsi pengadaan KTP elektronik, juga membuat situasi politik semakin memanas.

Komentar

Artikel Terkait

Telah dilihat : 1917 kali

sahabat total episode 2

Telah dilihat : 1889 kali

sahabat total episode 1