Guru Besar UI: Mau Referendum Minahasa Merdeka? Omdo, Cuekin Saja!

itoday - Ancaman pendukung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang akan memproklamirkan “Minahasa Merdeka”, jika Ahok tidak dibebaskan, menjadi polemik.

Guru besar politik Universitas Indonesia Nazaruddin Sjamsudin menilai, ancaman Ahoker itu hanya omong kosong (omdo).  “Mau referendum Minahasa Merdeka? Omdo, cuekin aja,” tegas Nazaruddin di akun Twitter @nazarsjamsuddin.

Seruan Minahasa Merdeka muncul di sosial media, dan dikatakan sebagai bentuk kekecewaan warga Minahasa, Sulawesi Utara (Sulut) terhadap vonis yang dijatuhkan kepada Ahok.

Diberitakan, warga Minahasa melakukan aksi solidaritas sebagai bentuk dukungan kepada Ahok dengan menyalakan  lilin. Aksi bertajuk ‘Sejuta Lilin dari Manado untuk Ahok’ dilakukan di Jalan Piere Tendean, tepatnya di depan Hotel Aryaduta Manado, Rabu malam (10/05).

Terkait Minahasa Merdeka, pengamat politik Muslim Arbi menegaskan, ancaman Ahoker yang inginkan “Minahasa Merdeka”, jika Ahok tidak dilepaskan, membuktikan bahwa Ahoker telah menjadi pengkhianat NKRI. 

"Ahoker mengklaim sebagai pengawal NKRI dan Pancasilais. Tetapi buktinya, mengancam akan keluar dari NKRI, demi Ahok. Itu pengkhianat NKRI namanya," tegas Muslim kepada intelijen (15/05).

Seharusnya, kata Muslim, aparat kepolisian menindak Ahoker yang mengancam memisahkan diri dari NKRI dengan membentuk Minahasa Merdeka. "Mereka harus ditangkap dan segera diadili agar tidak menganggu NKRI," jelas Muslim. 

Komentar

Artikel Terkait

Telah dilihat : 1906 kali

sahabat total episode 2

Telah dilihat : 1878 kali

sahabat total episode 1