AM Fatwa Minta Jokowi Pakai Kopiah di Luar Negeri: Apa Khawatir Dianggap Kopiah Identitas Islam?

itoday - Politisi senior AM Fatwa meminta Presiden Joko Widodo memaki kopiah saat berada di luar negeri dalam acara resmi kenegaraan. AM Fatwa belum pernah melihat Jokowi memakai kopiah dalam kunjungan kenegaraan.

“Jokowi sebaiknya pakai kopyah di luar negeri dalam acara resmi kenegaraan. Memperhatikan jejeran gambar kepala negara anggota G20 pada KTT di Hamburg, jika tanpa keterangan gambar, pasti memerlukan beberapa saat mencaru wajah presiden kita. Kita belum pernah melihat Jokowi memaki kopyah dalam kunjungan kenegaraan,” tulis AM Fatwa di akun Facebook.

Menurut AM Fatwa, kopiah hitam sudah diakui sebagai ciri khas Indonesia sejak Presiden Pertama Bung Karno, dan Presiden Berikutnya Soeharto. “Padahal Kopyah hitam itu sudah diakui khas Indonesia sejak Presiden pertama Bung Karno, dan Presiden berikutnya Soeharto. Habibie dan SBY selalu memakai kopyah khususnya dalam kunjungan kenegaraan,” tulis AM Fatwa.

AM Fatwa menyarankan, jika memang alasan Jokowi tidak memakai kopiah karena tidak biasa, Jokowi harus membiasakannya.

“Apakah khawatir dianggap kopyah sebagai indentitas Islam? Semoga tidak, tapi yang pasti presiden kita akan tampak lebih gagah lagi jika pakai kopyah,” catat AM Fatwa.

Soal kopiah Jokowi, AM Fatwa berulang-ulang meminta Jokowi memakai kopiah. Senator DKI ini pernah mengecam Jokowi yang tidak mengenakan kopiah pada saat menghadiri Konferensi Asia Afrika 2015.

Dalam jumpa pers di DPR, Kamis (23/04/2015), AM Fatwa sengaja mengenakan peci. "Saya pakai peci sebagai bentuk kritik kepada Jokowi," tegas AM Fatwa seperti dikutip Pikiran Rakyat (23/04/2015).

AM Fatwa menyayangkan dalam pertemuan internasional yang dipelopori oleh Presiden pertama RI, Bung Karno, Jokowi justru tidak mengenakan peci atau kopiah.

Tags #Jokowi

Komentar

Artikel Terkait

Telah dilihat : 1734 kali

sahabat total episode 2

Telah dilihat : 1694 kali

sahabat total episode 1