“Mengkhawatirkan! Perppu Ormas ala Jokowi Benturkan NU dengan Umat Islam Lainnya”

itoday - Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) yang baru saja diterbitkan Pemerintah mengundang polemik. Perppu Ormas ini dinilai terindikasi kuat mengancam demokrasi.

Mantan staf khusus Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Andi Arief, mengingatkan bahwa Perppu Ormas telah membenturkan Nahdlatul Ulama dengan umat Islam lainnya.

“Betul-betul mengkhawatirkan dari Perppu Jokowi soal pembubaran Ormas: membenturkan NU dengan ummat Islam lainnya,” tegas Andi di akun Twitter @andiariefaa.

Sebelumnya, Ketua PP Muhammadiyah Bidang Hukum dan HAM Busyro Muqoddas mengatakan, Muhammadiyah masih memerlukan kajian lebih dalam terkait Perppu Ormas. Menurut Busyro, Perppu 2/2017 itu terindikasi kuat mengancam demokrasi. 

"Peppu ini terindikasi kuat mengancam demokrasi. Ketika demokrasi sekarang ini justru perlu diperkuat siapapun, terutama pemerintah," tegas Busyro seperti dikutip Republika (12/07).

Busyro menegaskan, Perppu Ormas bertentangan dengan UUD 1945 sebagai puncak konstitusi di Indonesia, yang di dalamnya terdapat kebebasan berserikat, kebebasan menyampaikan pendapat, dan kebebasan berekspresi. Pemerintah tidak seharusnya membungkam dengan cara menerbitkan Perppu tersebut.

"Rezim sekarang ini kan justru memerlukan peran masyarakat untuk menggunakan hak kritisnya, jangan justru malah dibungkam. Ini terindikasi represif. Rezim ini terindikasi akan menggunakan cara represif dan ini pengulangan Orde Baru," tegas Busyro.

Di sisi lain, Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Muhammad Sulton Fatoni mengatakan, bahwa Perppu 2/2017 merupakan sebuah solusi untuk menghadapi tersebarnya paham anti-Pancasila.

"Soal terbitnya Perppu ini, tentu PBNU mendukung upaya pemerintah sebagai solusi atas problem keormasan yang sudah ada. Perppu ini menurut saya solusi untuk menghadapi semakin tersebarnya paham anti-Pancasila," ujar Sulton seperti dikutip republika (12/07).

Komentar

Artikel Terkait

Telah dilihat : 900 kali

sahabat total episode 2

Telah dilihat : 887 kali

sahabat total episode 1