Pengamat: The Yudhoyono Institute, Upaya SBY Persiapkan AHY Jadi Presiden

 

itoday - Pendirian The Yudhoyono Institute (TYI) merupakan skenario Susilo Bambang Yudhoyono untuk mempersiapkan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menjadi Presiden Indonesia.

Pendapat itu disampaikan pengamat politik Sahirul Alem kepada intelijen (11/08). "The Yudhoyono Institute itu sangat jelas arahnya mempersiapkan AHY jadi Presiden Indonesia," kata Alem.

Menurut Alem, The Yudhoyono Institute akan menjadi lembaga think thank untuk menyebarkan ide-ide AHY di kalangan masyarakat. "The Yudhoyono Institute think thank-nya AHY untuk jadi Presiden. Ini juga jadi mesin politik Partai Demokrat,” beber Alem.

Alem menilai, AHY butuh alat untuk tetap dikenal masyarakat. Salah satunya adalah memunculkan ide-ide solutif menyelesaikan persoalan bangsa. "Dengan kemampuan intelektual yang dimiliki, AHY bisa memperkenalkan diri ke kampus-kampus. Nantinya The Yudhoyono Institute akan bekerjasama dengan kampus-kampus menggelar kajian ilmiah ataupun seminar," papar Alem.

Keberadaan The Yudhoyono Institue, menurut Alem juga akan menyebarkan ide-ide SBY di kalangan masyarakat. "SBY itu sosok pemikir, intelektual dan negarawan. Tentunya SBY ingin karyanya bisa dilihat masyarakat. Banyak mantan Presiden yang sudah tidak dikenal, belajar dari situ. SBY membentuk The Yudhoyono Institute agar SBY selalu dikenal masyarakat," pungkas Alem.

Seperti diungkapkan Chief Communication Office TYI, Ni Luh Putu Caosa Indryani, sumber dana lembaga ini berasal dari dana pribadi keluarga Yudhoyono, baik dari pihak SBY maupun Agus Harimurti Yudhoyono.

“Biasanya kan think tank nanti ada yang menyumbang. Kita pasti galang dana. Nanti kan ada itu school of leadership dan majalah Strategi itu kan juga dijual,” tutur Ni Luh Putu Caosa seperti dikutip tirto (11/08).

Dalam pidato sambutannya, AHY menyatakan TYI tidak partisan dan independen. “Tidak bisa terlepas, karena pak SBY adalah ketua umumnya (Demokrat). Cuma kita ini berusaha untuk melepaskan itu. Sampai sejauh ini kita masih lembaga think tank independen, non politik praktis,” ujar Caosa.

Komentar

Artikel Terkait

Telah dilihat : 1297 kali

sahabat total episode 2

Telah dilihat : 1249 kali

sahabat total episode 1