Rizal Ramli: Menkeu ‘Mbok Jamu’ Srie Mau Pecah dan Jual PLN Seperti Saran Bank Dunia?

itoday - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dinilai telah membocorkan resiko default PT Perusahaan Listrik Negara (PLN). Dalam surat yang dikirim kepada Menteri ESDM, Ignasius Jonan dan Menteri BUMN, Rini Soemarno, Sri khawatir kondisi keuangan PLN akibat kewajiban pembayaran pokok dan bunga pinjaman. 

Menteri Koordinator Perekonomian era Presiden KH Abdurrahman Wahid, Rizal Ramli mempertanyakan  langkah Sri Mulyani yang membeberkan kondisi utang PLN tersebut. 

“Apa maksud Menkeu Mbok Srie bocorkan ‘PLN beresiko default’? Bisa bikin panik lho? Atau buntutnya mau pecah dan jual PLN seperti saran Bank Dunia,” tulis Rizal di akun Twitter @RamliRizal.

Sebutan “Mbok” untuk Sri Mulyani itu mengutip pernyataan seorang mantan Presiden. “Seorang mantan Presiden sebut si Mbok sebagai ‘Mbok Jamu’  jamu jualannya buatan Bank Dunia,” beber @RamliRizal.

Rizal Ramli juga mengomentari sikap Sri Mulyani soal proyek listrik 35.000 MW yang dikatakan Sri merupakan penugasan pemerintah.

Saat masih menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Sumber Daya Rizal sudah memprediksi jika proyek 35.000 MW yang terkesan dipaksakan, akan membahayakan keuangan PLN, bahkan bisa berujung pada kebangkrutan.

Menurut Rizal, berdasarkan hitungannya dalam 5 tahun ke depan, Indonesia hanya butuh pembangkit listrik dengan kapasitas total 16.000 megawatt (MW), bukan 35.000 MW. "Kalau 35.000 MW tercapai 2019, maka pasokan jauh melebihi permintaan, ada idle (kelebihan) 21.000 MW. Di sana ada listrik swasta," jelas Rizal seperti dikutip rmol (27/09).

Kelebihan kapasitas listrik 21.000 MW yang dibangun swasta atau Independent Power Producer (IPP) itu akan membuat PLN tetap wajib membayar biaya listrik ke perusahaan swasta berdasarkan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik atau Power Purchase Agreement (PPA), antara PLN dengan IPP. Artinya, kata Rizal, pakai tidak dipakai, listriknya PLN tetap wajib bayar ke perusahaan swasta.

Komentar

Artikel Terkait

Telah dilihat : 1695 kali

sahabat total episode 2

Telah dilihat : 1653 kali

sahabat total episode 1