AS Perburuk Situasi di Timteng Jika Mundur dari Kesepakatan Nuklir

 

itoday - Rusia menyebut Amerika Serikat (AS) akan memperburuk situasi di kawasan Timur Tengah jika akhirnya memutuskan mundur dari kesepakatan nuklir Iran. AS memiliki waktu hingga akhir pekan untuk memutuskan apakah akan tetap atau mundur dari kesepakatan yang diteken tahun 2015 itu.

Dalam sebuah pernyataan, Direktur Amerika Utara di Kementerian Luar Negeri Rusia, Georgiy Borisenko menyatakan, sampai saat ini pihaknya tidak mengerti alasan di balik keinginan Washington untuk keluar dari kesepakatan tersebut.

"Saya tidak bisa mengatakan bahwa Rusia harus mengutuk seseorang atau sesuatu menegai hal ini. Kami ingin kepentingan kami diperhitungkan dan oleh karena itu kami menghormati kepentingan negara-negara lain. Hal lain adalah, kita tidak mengerti mengapa AS tertarik untuk menarik diri dari kesepakatan nuklir Iran," ucap Borisenko, seperti dilansir Sputnik pada Rabu (11/10).

Menurut Borisenko, Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA), yang dicapai pada tahun 2015 oleh Teheran dan lima kekuatan dunia untuk memastikan sifat damai program nuklir Iran, mencerminkan pemahaman bersama tentang bagaimana situasi ini dapat diselesaikan.

"Tidak ada alternatif optimal (untuk JCPOA) yang telah dipresentasikan sejauh ini. Apakah ada manfaat dari Iran memiliki program nuklir yang tidak bersifat damai?  Ini akan menyebabkan kemunduran yang siginifikan mengenai situasi di Timur Tengah, dan tentu saja akan mempengaruhi stabilitas global," imbuhnya.

Presiden AS, Donald Trump memiliki tenggat waktu hingga 15 Oktober untuk meratifikasi ulang kesepakatan nuklir itu. Namun, sejauh ini belum ada tanda-tanda yang menunjukan Trump akan meratifikasi ulang kesepakatan tersebut.

Komentar

Artikel Terkait

Jumat, , 20 Oktober 2017 - 00:52 WIB

Young Enggan Tutup Pintu Keluar dari MU

Selasa, , 17 Oktober 2017 - 11:28 WIB

Rusia: AS Tak Becus Dalam Melakukan Dialog

Telah dilihat : 1467 kali

sahabat total episode 2

Telah dilihat : 1418 kali

sahabat total episode 1