Hamilton Dituding Lakukan Bullying Terhadap Anak di Bawah Umur

itoday - Juara dunia empat kali Formula One (F1) Lewis Hamilton meminta maaf karena dituding melakukan perundungan atau bullying terhadap keponakan laki-lakinya. Pembalap Mercedes itu dianggap melakukan bullying terhadap anak di bawah umur dengan video yang diunggah lewat Instastory di Instagram miliknya @lewishamilton pada Hari Natal.

Hal tersebut menuai kontroversi para netizen. Pasalnya, dalam video yang berdurasi 15 detik itu, The Boss –sapaan akrab Hamilton– mengomentari penampilan keponakan laki-lakinya yang mengenakan gaun berwarna ungu dan pink serta memegang tongkat sihir.

Pada video tersebut Hamilton bertanya kepada keponakannya, Kaiden. “Mengapa kamu memakai gaun itu? Itu hadiah Natal ya?” tanya Hamilton. Saat anak berusia 4 tahun itu membenarkannya, pembalap asal inggris itu membalas dengan berteriak, “Anak laki-laki tidak memakai gaun!”. Sontak sang ponakan langsung berbalik arah dan menutup telinganya.

Tindakan itu memicu kemarahan di media sosial hingga sebagian orang menuduh Hamilton melakukan pelecehan terhadap anak di bawah umur. Setelah menuai banyak kritikan, pembalap berusia 32 tahun itu memutuskan untuk menghapus unggahannya.

"Kemarin, saya tengah bermain bersama keponakan laki-laki saya. Namun, saya menyadari ada beberapa kalimat tidak pantas yang saya ucapkan, jadi saya memutuskan untuk menghapusnya. Saya tidak bermaksud menyakiti orang lain. Saya senang melihat keponakan laki-laki saya bisa mengekspresikan dirinya secara bebas seperti kita semua," ujar Hamilton mengutip dari akun Twitter @lewishamilton Rabu (27/12/2017).

Selain itu, Hamilton juga mencurahkan permohonan maafnya di akun media sosial pribadinya. Ia pun telah mengakui bahwa kalimat yang ia ucapkan tidak pantas di lontarkan terhadap anak di bawah umur. Namun, hal yang dilakukannya tetap terlihat salah dan konyol bagi para netizen.

"Saya meminta maaf bila perlakuan saya tidak bisa ditoleransi. Saya tidak bermaksud melakukan tindakan stereotipe kepada orang lain. Saya selalu mendukung apa pun pilihan hidup orang lain sesuai keinginan mereka dan saya meminta maaf atas hal tersebut," tutup pembalap Mercedes itu.

 

Komentar

Artikel Terkait

Kamis, , 18 Oktober 2018 - 15:48 WIB

Gagal Juara, Ferrari Bakal Depak Vettel?