Bos Tim Suzuki Enggan Memandang Remeh Maverick Vinales

intelijen - Hubungan Davide Brivio dengan Maverick Vinales tetap berjalan secara baik. Meski tak berada dalam tim yang sama, Brivio masih memperhatikan kinerja mantan pembalapnya tersebut.

Dari 2015-2016, Vinales merupakan pembalap di tim Suzuki. Namun mulai tahun l

intelijen - Hubungan Davide Brivio dengan Maverick Vinales tetap berjalan secara baik. Meski tak berada dalam tim yang sama, Brivio masih memperhatikan kinerja mantan pembalapnya tersebut.

Dari 2015-2016, Vinales merupakan pembalap di tim Suzuki. Namun mulai tahun lalu, ia pindah ke Movistar Yamaha untuk menggantikan Jorge Lorenzo yang bergabung dengan tim Ducati. 

Awalnya kinerja Vinales terlihat mengesankan. Dalam lima seri pertama, pembalap Spanyol itu berhasil memenangkan tiga perlombaan. Namun penampilan Vinales menurun hingga akhirnya gagal meraih gelar juara dunia. Pembalap 22 tahun itu finis di peringkat tiga klasemen dan memiliki jarak angka 69 poin dengan Marc Marquez yang tercatat sebagai pemenang MotoGP 2017.

Menurut Brivio, menurunnya penampilan Vinales disebabkan karena faktor kepercayaan diri. Namun pemimpin Tim Suzuki Ecstar itu yakin Vinales akan kembali berjaya di MotoGP 2018.

"Saya hanya melihat dari luarnya saja sebab saya tidak tahu apa yang mereka (Yamaha) lakukan," ucap Brivio pada Crash. "Awalnya saya terkejut dengan penampilannya sejak tes di musim dingin. Tapi dia seperti kehilangan kepercayaan diri untuk naik ke suatu tempat."

"Namun saya tidak terlalu mengkhawatirkannya. Ini merupakan usaha serius pertamanya di jalur perebutan gelar juara dunia. Dia masih 22 tahun dan punya banyak waktu untuk mencobanya lagi. Menurut saya, pengalaman menjadi bekal penting bagi dirinya," jelas Brivio.alu, ia pindah ke Movistar Yamaha untuk menggantikan Jorge Lorenzo yang bergabung dengan tim Ducati. 

Awalnya kinerja Vinales terlihat mengesankan. Dalam lima seri pertama, pembalap Spanyol itu berhasil memenangkan tiga perlombaan. Namun penampilan Vinales menurun hingga akhirnya gagal meraih gelar juara dunia. Pembalap 22 tahun itu finis di peringkat tiga klasemen dan memiliki jarak angka 69 poin dengan Marc Marquez yang tercatat sebagai pemenang MotoGP 2017.

Menurut Brivio, menurunnya penampilan Vinales disebabkan karena faktor kepercayaan diri. Namun pemimpin Tim Suzuki Ecstar itu yakin Vinales akan kembali berjaya di MotoGP 2018.

"Saya hanya melihat dari luarnya saja sebab saya tidak tahu apa yang mereka (Yamaha) lakukan," ucap Brivio pada Crash. "Awalnya saya terkejut dengan penampilannya sejak tes di musim dingin. Tapi dia seperti kehilangan kepercayaan diri untuk naik ke suatu tempat."

"Namun saya tidak terlalu mengkhawatirkannya. Ini merupakan usaha serius pertamanya di jalur perebutan gelar juara dunia. Dia masih 22 tahun dan punya banyak waktu untuk mencobanya lagi. Menurut saya, pengalaman menjadi bekal penting bagi dirinya," jelas Brivio.

Komentar

Artikel Terkait

Jumat, , 12 Januari 2018 - 01:00 WIB

Bos Tim Suzuki Enggan Memandang Remeh Maverick Vinales

Jumat, , 05 Januari 2018 - 00:18 WIB

Ini Dia Penyebab Keterpurukan Tim Suzuki

Selasa, , 19 Desember 2017 - 10:35 WIB

Duet dengan Rossi Sulit, Vinales Ogah Mengeluh

Telah dilihat : 2262 kali

sahabat total episode 2

Telah dilihat : 2232 kali

sahabat total episode 1