Dua Pemain Ini Bakal Menjadi Batu Sandungan Federer

itoday - Dalam ajang Indian Wells Masters tahun ini, terdapat dua nama yang bakal menjadi penantang berat juara bertahan Roger Federer yakni Juan Martin del Potro dari Argentina dan petenis Afrika Selatan, Kevin Anderson.

Hal tersebut sebagaimana diprediksikan oleh analis dan kolomnis Mark Petchey di laman Sky Sports. Menurutnya, Federer muncul sebagai favorit utama untuk mengangkat trofi keenam di Indian Wells, Amerika Serikat, setelah dua bintang tenis Rafael Nadal dan Stan Wawrinka absen karena cedera.

Walaupun demikian, Federer diperkirakan nothing to lose dalam turnamen seri Masters 1000 pertama di tahun ini. Sementara Del Potro dan Anderson memiliki permainan yang bisa mengancam petenis asal Swiss tersebut.

"Jika Roger menempatkan petenis terbaiknya di sana, dia memang adalah pemain terbaik. Dia bermain dengan penuh kebebasan seperti saat ini. Dia tidak membuktikan apapun dalam hal memenangkan gelar juara," jelas Petchey.

Itu semua tentang kecintaan Federer terhadap olahraga ini yang jelas-jelas tanpa syarat. Petenis 36 tahun itu tidak perlu menulis ulang bab lain dalam hal prestasinya, yang telah dilakukannya sepanjang 15 bulan terakhir. "Dia tidak hanya mengempaskan kemenangan, tapi kembali ke nomor satu dunia," ujarnya.

Dengan permainan yang ditunjukkan selama akhir-akhir ini, Federer memiliki kombinasi yang cukup sulit untuk ditundukkan oleh pemain lain. Tanpa kehadiran Nadal dan Wawrinka di Indian Wells, maka Del potro dan Anderson siap untuk berlomba mengklaim gelar juara apabila Federer tergelincir.

"Del Potro telah mengalahkan Roger di final turnamen utama dan jelas bermain dengan percaya diri. Dia kembali di posisi 10 besar yang selalu penting saat Anda menghadapi seseorang seperti Roger," papar Petchey.

"Hal yang hebat tentang Del Potro sekarang adalah punggungnya, karena semua cedera pergelangan tangan yang dia alami. Kami telah melihat perubahan taktis yang signifikan dalam hal memukul dan juga menggunakan slice," tambahnya.

Backhand Del Potro sekarang bisa dibilang juga lebih fleksibel ketimbang saat dia memenangkan AS Terbuka, hal ini bisa saja membantunya dalam tahap kariernya untuk menjadi pemain yang lebih baik.

Di samping itu, secara mental, Del Potro memiliki keyakinan bahwa ketika menghadapi pemain besar, dia mampu mengalahkannya. Tidak banyak yang tahu kekuatannya tersebut, dan itu merupakan elemen penting.

Sementara, mengenai Anderson, Petchey menilai jika sang pemain memiliki dasar kepercayaan diri yang kuat. Permainannya, terutama pukulan voli sangat penting dalam hal dia masuk ke dalam 10 besar.

"Dia telah mendapatkan pelatih baru di Brad Stine, yang telah melakukan pekerjaan bagus di masa lalu dan mencoba mengenalkan beberapa aspek baru pada permainannya," tukasnya.

Komentar

Artikel Terkait